Ronaldo Ogah Main Saat Al Nassr vs Al Riyadh, Alasannya Bikin Kaget
Budi Santoso
Senin, 2 Februari 2026 10:36:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Bintang sepak bola Portugal Cristiano Ronaldo dikabarkan tidak mau bermain di laga Al Riyadh vs Al Nassr. Laga lanjutan Liga Pro Saudi ini dijadwalkan akan berlangsung pada Senin (2/2/2026) malam WIB nanti.
Absennya Ronaldo dari laga ini telah menjadi kabar resmi menjelang laga tandang Al Nassr. Kabar ini jelas memberi kejutan bagi para penggemar Al Nassr. Karena tim mereka sebenarnya membutuhkan banyak kemenangan untuk mengejar poin di klasemen Liga ProSaudi musim ini.
Sebelumnya banyak yang menduga, absennya Ronaldo karena memang diberi kesempatan istirahat. Apalagi Ronaldo akan memasuki usia 41 tahun pada 5 Febuari 2026 nanti. Tetapi jurnalis terkenal Fabrizio Romano telah memberikan konfirmasi jika Ronaldo tidak mengalami
"Ketidakhadirannya tidak terkait dengan masalah fisik apa pun, juga bukan karena beban kerja atau manajemen kebugaran," ujar Fabrizio Romano.
Alasan lebih jelas mengapa Ronaldo menyatakan tak mau bertanding di laga Al Riyadh vs Al Nassr justru diungkap surat kabar Portugal A Bola. Menurut sumber di internal Al Nassr, alasan sebenarnya Ronaldo menolak untuk bermain adalah karena ketidakpuasannya terhadap Dana Investasi Publik (PIF), lembaga yang mengelola 4 tim besar di Arab Saudi.
Ronaldo merasa Al Nassr, klub yang dibelanya diperlakukan tidak adil dibandingkan dengan rivalnya, terutama Al Hilal. Sementara Al Nassr mencoba mengejar posisi teratas, PIF terus menggelontorkan dana besar untuk memperkuat pasukan Al Hilal di jendela transfer musim dingin, atas permintaan pelatihnya Simone Inzaghi.
Ronaldo merasa mengerahkan seluruh energinya untuk Al Nassr seperti sia-sia, karena kehilangan daya saing di kpmpetisi. Secara langsung hal ini dirasakannya telah membuat sulit dirinya dan rekan setimnya di Al Nassr, untuk bisa memenangkan Liga Pro Saudi.
Pergi dari Liga...
- 1
- 2



