Pindah ke Al Hilal, Jersey Benzema Dibakar Suporter Al Ittihad
Budi Santoso
Rabu, 4 Februari 2026 11:30:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Kepindahan Karim Benzema dari Al Ittihad ke Al Hilal di hari terakhir bursa transfer Januari, menimbulkan kehebohan. Selain membuat Ronaldo kesal, transfer ini memicu kekecewaan dari pendukung Al Ittihad pada gilirannya.
Kekecewaan atas kepindahan striker asal Prancis ke Al Hilal di Liga Pro Saudi itu membuat pendukung Al Ittihad meluapkan kemarahannya dengan membakar jersey si pemain. Kejadian ini menambah kisruh situasi di Liga Pro Saudi.
Benzema, 38 tahun, memunculkan tanda tanya besar saat Al Ittihad bermain imbang 2-2 melawan AlFateh di Saudi Pro Saudi beberapa waktu lalu. Meski tidak mengalami cedera atau masalah kebugaran, ketidakhadirannya membuat banyak pertanyaan.
Belakangan terungkap, absennya Benzema, ternyata disebabkan karena gagalnya gagalnya negosiasi pembaharuan kontraknya dengan Al Ittihad. Seperti dilansir Sportkeeda, juara bertahan Liga Pro Saudi itu menawarkan kontrak kepada Benzema tanpa gaji tetap, tetapi didasarkan pada pendapatan hak citra.
Mantan pemain Real Madrid itu bereaksi dengan menganggap tawaran tersebut tidak menghormatinya, sehingga negosiasi langsung berakhir. Al Hilal kemudian masuk dalam persaingan pada hari terakhir bursa transfer dan akhirnya sukses mengontrak Benzema hingga akhir musim 2027.
Sementara ity, reaksi dari suporter Al Ittihad akhirnya terungkan setelah akun All About SPL mengunggah video para pendukung Al Ittihad menurunkan jersey Benzema, membakarnya. Reaksi ini menyusuli akhir dari kebersamaan Benzema di klub mereka.
Jurnalis Saudi, Waleed Alfaraj, sebelumnya mengatakan kepada MBC Action, Al Ittihad sebenarnya telah menawarkan kesepakatan yang lebih baik melalui agen sekaligus saudara Benzema. Tetapi sang pemain sudah terlanjur kecewa, dan memutuskan untuk pergi meninggalkan AL Ittihad.
“Al-Ittihad, bab ini berakhir, tetapi rasa hormat dan rasa terima kasih akan selalu ada. Terima kasih kepada klub, staf, rekan setim, dan terutama para penggemar atas sambutan, cinta, dan energi yang kalian berikan setiap hari,” ujar Benzema.
Pada kesempatan itu Benzema juga menambahkan, perjalanan karirnya di Al Ittihad telah memberi dirinya banyak pengalaman. Baik secara pribadi maupun profesional. Dirinya bangga telah menjadi bagian dari klub AL Ittihad.



