Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Thomas Frank juga menyebut ada hal-hal yang terjadi di Tottenham Hotspur membuat tim tidak sepenuhnya bisa bergerak seperti yang diharapkan. Semua membutuhkan penanganan agar bisa lebih baik secara fisk dan menta dalam menghadapinya.

"Bagian dari itu tentu saja adalah 11 cedera atau 10 ditambah skorsing ditambah satu lagi kekaahan hari ini yang tentu saja tidak kondusif untuk membantu bisa memperbaiki situasi seperti ini,” ujarnya lagi.

Menariknya, keputusan Tottenham Hotspur untuk memecat Thomas Frank terjadi hanya beberapa jam setelah seorang nama pelatih yang menjadi target pada musim panas lalu muncul. Sosok yang dimaksud adala Roberto De Zerbi.

Pada musim panas lalu, Roberto De Zerbi adalah salah satu nama yang didekati Hotspur sebagai pelatih mereka. Saat ini, pelatih asal Italia itu juga meninggalkan klubnya Marseille, dan mencari pekerjaan baru, pada Selasa (10/2/2026) malam waktu Inggris.

Roberto De Zerbi langsung muncul sebagai kandidat pengganti Thomas Frank di kursi panas Tottenham Hotspur. Rumor yang berkembang menyebut Manchester United adalah tim Liga Inggris lain yang juga berminat untuk menggunakan jasanya.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Sport Terkini

Terpopuler