Sementara Ronaldo menurutnya adalah pekerja keras untuk mengembangkan dirinya menjadi pemain terbaik dunia. Dan bagi Evra itu membuatnya menjadi yang terhebat di generasinya, bahkan dibanding Lionel Mesi sekalipun.
Pilihan Patrice Evra pada Ronaldo sebagai pemain terbaik di dunia tentu saja bersifat subyektif. Sebab menilai Messi tidak memiliki etos kerja dan hanya mengandalkan bakat saja tentu tidak sepenuhnya benar. Messi bagaimanapun juga menjalani karir sepak bolanya dengan sangat keras dan berdedikasi.
Tentang siapa yang terbaik antara Ronaldo dan Messi, orang bisa menentukannya sendiri. Tidak perlu terpengaruh pada penilaian yang diberikan oleh Patrice Evra dalam hal ini.
Murianews, Kudus – Mantan pemain Timnas Portugal dan Manchester United, Patrice Evra bersikeras memilih Cristiano Ronaldo sebagai pemain terbaik di dunia dibandingkan Messi. Pilihannya ini didasarkan pada satu hal yang diyakini menjadi prefensi Ronaldo.
Patrice Evra juga menyatakan, pilihannya menempatkan Ronaldo lebih baik dibanding Messi tanpa konsekuensi. Pilihannya ini disadarinya telah membuat para penggemar Lionel Messi membencinya. Itu bisa diterimanya.
Patrice Evra, mantan bintang Manchester United ini terlibat dalam pergunjingan mengenai siapa yang terbaik antra Ronaldo dan Messi yang telah menjadi perdebatan panjang. Evra, seperti banyak orang yang bermain bersama Ronaldo, lebih memilih pemain Portugal itu daripada Messi.
Seperti dilansir The Telegraph, Evra mengaku memilih Ronaldo meskipun mendapatkan kebencian dari penggemar Lionel Messi. Pilihannya didasarkan pada etos kerja Ronaldo yang menurutnya menjadi pembeda. Siapapun bisa berbakat, tetapi etos kerja adalah hal yang berbeda dan layak diperhitungkan.
"Siapa pun bisa memiliki bakat tetapi apakah Anda memiliki etos kerja? Penggemar Messi membenci saya ketika saya memilih Cristiano (Ronaldo sebagai yang terhebat dari generasinya), dan kita tidak boleh membandingkan mereka, tetapi itu adalah etos kerjanya," katanya.
Patrice Evra menyaksikan perkembangan Ronaldo menjadi salah satu pesepakbola terbaik dunia, setelah bergabung dengan Manchester United pada tahun 2006. Superstar Portugal itu telah berada di klub selama tiga tahun pada saat ini, dan memiliki reputasi yang berkembang di sepak bola Eropa.
Evra pernah menghadapi Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi sebagai lawan dan berada di posisi yang layak untuk bisa memberikan penilaian tentang karir mereka. Pemain asal Prancis itu menyebut Messi sangat berbakat, dan beruntung terlahir dengan bakat yang luar biasa itu.
Pekerja keras...
Sementara Ronaldo menurutnya adalah pekerja keras untuk mengembangkan dirinya menjadi pemain terbaik dunia. Dan bagi Evra itu membuatnya menjadi yang terhebat di generasinya, bahkan dibanding Lionel Mesi sekalipun.
Pilihan Patrice Evra pada Ronaldo sebagai pemain terbaik di dunia tentu saja bersifat subyektif. Sebab menilai Messi tidak memiliki etos kerja dan hanya mengandalkan bakat saja tentu tidak sepenuhnya benar. Messi bagaimanapun juga menjalani karir sepak bolanya dengan sangat keras dan berdedikasi.
Tentang siapa yang terbaik antara Ronaldo dan Messi, orang bisa menentukannya sendiri. Tidak perlu terpengaruh pada penilaian yang diberikan oleh Patrice Evra dalam hal ini.