Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Jurgen Klopp dalam posisi jabatannya saat ini diketahui sudah dua kali memecat pelatih. Pria asal Jerman ini menjabat Direktur Sepak Bola Global Red Bull yang membawahi sejumlah klub di dunia.
Dalam posisinya sebagai Direktur Sepak Bola Global Red Bull, Jurgen Klopp dikabarkan baru baru saja melakukan pemecatan kedua berturut-turut untuk posisi pelatih Paris FC. Klub baru di League 1 ini memang menjadi bagian dari jaringan global Red Bull.
Di klub Pancis ini, Jurgen Klopp dalam waktu kurang dari sepekan, mantan pelatih Liverpool ini telah membuat perubahan personil senior. Kebijakannya yang tanpa kompromi masih tetap ditunjukanya saat bertugas di Red Bulls.
Pelatih yang dipecat Jurgen Klopp paling akhir adalah Stephane Gilli, pelatih kepala Paris FC. Tim ibu kota Prancis mengalami situasi mengkhawatirkan ketika terbenam di posisi ke-15 Klasemen Ligue 1, dan terancam degradasi.
Keputusannya ini sangat mengejutkan, karena dilakukanya tak lama setelah Klopp secara terbuka mendukung Gilli dalam sebuah wawancara baru-baru ini. Namun, ketika performa di lapangan tidak sesuai dengan harapan klub, pemecatan tetap dilakukannya.
Pemecatan Gilli sudah terkonfirmasi melalui siaran pers yang dikeluarkan Paris FC Minggu (22/2/2026). Keputusan ini diharapkan bisa membawa perubahan dalam pencapaian klub yang baru promosi di Ligue 1 Prancis ini.
"Paris FC mengumumkan penghentian kemitraannya dengan pelatih tim utama Stephane Gilli, efektif mulai 22 Februari 2026. Sejak mengambil alih sebagai pelatih kepala pada tahun 2023, Stephane telah memiliki dampak yang signifikan pada klub," demikian pernyataan resmi dari Paris FC.
Pemecatan Gilli jelas tidak lepas dari peran besar Jurgen Klopp sebagai Direktur Sepak Bola Red Bull. Hanya beberapa hari sebelumnya, di Austria, pelatih Thomas Letsch juga dipecat dari Red Bull Salzburg, meski baru setahun menjabat sebagai pelatih.
Pemecatan pelatih di Salzburg dan Paris FC menunjukkan bagaimana gaya kepemimpinan Jurgen Klopp di Red Bull. Sebagai Direktur Sepak Bola Global, Klopp tidak berada langsung di lapangan, tetapi dirinyalah yang memegang kekuatan dalam membuat keputusan penentuan pelatih di seluruh sistem dibawah Red Bull.



