PSIM Bersikeras Seharusnya Menang, Bali United Kecewa Hasil Imbang
Budi Santoso
Selasa, 24 Februari 2026 10:46:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianew, Yogyakarta – PSIM Yogyakarta terhindar dari kekalahan saat menjamu Bali United di laga ke-22 BRI Super League, Senin (23/2/2026) malam WIB. Pada laga yang digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul, itu mereka harus puas berbagi angka 3-3.
PSIM bahkan tertinggal 0-3 setelah Bali United mendapatkan gol-gol dari Thijmen Goppel, Tim Receveur, dan Irfan Jaya. Tetapi semangat Laskar Sambernyawa dengan dukungan suportenya mampu mengejar ketinggalan gol yang mencolok itu.
Savio Sheva mencetak gol pertama PSIM, sebelum kemudian Bali United harus kehilangan satu pemain karena kartu merah yang diterima Joao Ferrari. Situasi ini membuat tekanan PSIM semakin meningkat di kelanjutan pertandingan.
Dalam sebuah momen, PSIM membuat pemain Bali United Ricky Fajrin mencetak harus mencetak gol bunuh diri. Terakhir gol terlambat dari Franco Ramos Mingo di pengujung laga menyelamatkan PSIM dari kekalahan memalukan.
Di klasemen BRI Super League, posisi PSIM maupun Bali United tidak berubah. PSIM tetap berada di urutan 7 dengan 33 poin, sementara Bali United di posisi 11 dengan 29 poin.
Pelatih Bali United Johnny Jansen mengaku kecewa dengan hasil imbang tersebut. Seharusnya, timnya bisa merebut poin penuh, karena sempat unggul 3 gol, sebelum akhirnya kehilangan kendali permainan.
"Kita bisa mencetak 3 gol, tapi kemudian lawan mendapat keuntungan saat bermain dengan kelebihan satu pemain. Kami membuat kesalahan sendiri. Seharusnya kami bisa membangun serangan dan memainkan bola dengan lebih baik," ujar Jansen, seperti dilansir Antara.
Kecewa...
- 1
- 2



