Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, KudusInter Milan adalah tim raksasa di Eropa yang tengah menghantam batu besar bernama Bodo/Glimt. Di liga Champions, Inter Milan menghadapi tantangan terjal dari klub wakil Norwegia ini, saat berhadapan di leg 2 Playoff Liga Champions, Rabu (25/2/2026) dinihari WIB nanti.

Laga Inter vs Bodo yang berlangsung di San Siro, belum bisa memberi garansi kemudahan bagi Inter Milan untuk bisa meneruskan langkah di Liga Champions. Kekalahan 1-3 mereka di Norwegia dari Bodo/Glimt, jelas mengaburkan keuntungan sebagai pihak tuan rumah di laga ini.

Bodo/Glimt yang dilatih Kjetil Knutsen memiliki keistimewaan di Liga Champions musim ini. Di leg 1 Playoff Liga Champions pekan lalu, Bodo/Glimt sukses memberi sengatan yang cukup meyakinkan. Meski diragukan, pada kenyataannya Bodo/Glimt kini berada dalam posisi yang lebih baik ketimbang Inter Milan.

Tak peduli Inter Milan adalah tuan rumah, tetapi skor 3-1 yang direbut Bodo/Glimt di leg 1 playoff Liga Champions setidaknya sudah memberi tekanan bagi Inter Milan. Tak pelak, misi berat kini harus dipikul para pemain Inter Milan.

Di leg 1, Nerazzurri Inter Milan sukses membatalkan keunggulan awal cepat Bodo/Glimt melalui penyelesaian Pio Esposito. Tetapi Bodo/Glimt bangkit setelah bintang mereka Jens Petter Hauge mencetak gol kedua, sebelum Kasper Hogh menambahkan gol ketiga.

Sekarang, di San Siro Rabu (25/2/2026) Inter Milan harus membalikkan defisit dua gol mereka. Sebuah beban berat yang mereka hadapi pertama kalinya dalam sejarah Liga Champions.

Sementara Bodo/Glimt, selain hasil di leg 1, hasil-hasil laga tandang mereka akhir-akhir ini layak menempatkan mereka bisa membuat kejutan. Inter Milan meski diunggulkan, kemungkinan akan kesulitan dengan fokus bermain Bodo/Glimt yan diperkirakan sudah akan tercipta di awal pertadingan.

Inter Milan diperkirakan masih bisa menang. Tetapi skor kemenangan 2-1 tidak akan cukup bagi mereka bisa melanjutkan di Liga Champions musim ini.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Sport Terkini

Terpopuler