Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Finalis Liga Champion musim lalu, Inter Milan harus menerima kenyataan pahit setelah tersingkir dari Liga Champions 2025/2026. Mereka menelah kekalahan kalah 1-2 dari klub gurem Bodo/Glimt di leg 2 playoff Liga Champions di Giuseppe Meazza, Rabu (25/2/2026) pagi WIB.

Kekalahan di leg 2 ini melengkapi rasa malu Inter Milan, karena sebelumnya di leg 1 Playoff Liga Champion, mereka sudah kalah 1-3. Dengan hasil ini, secara agregat Inter Milan harus tergeletak dengan agregat 2-5. Mereka resmi terhenti di turnamen untuk musim ini.

Inter Milan yang membutuhkan kemenangan dengan selisih tiga gol di laga ini langsung tampil menekan sejak awal laga. Menciptakan sejumlah peluang di babak pertama, tetapi tak ada satu gol pun berhasil dijaringkan mereka.

Hingga turun minum, skor tetap 0-0 dengan dominasi mutlak untuk penguasaan bola ada di pihak Inter Milan. Memasuki babak kedua, situasi yang sama masih tetap diciptakan oleh Inter Milan. Sementara Bodo/Glimt bermain dengan fokus penuh untuk menahan serangan mereka.

Pilihan taktik realistis itu membuat Inter Milan mengalami kesulitan akut dan frustasi. Sampai akhirnya Bodo/Glimt yang bermain mengandalkan serangan balik menemukan momentum bagus untuk membuat Inter Milan semakin mendapatkan tekanan mental.

Pada menit ke-58, Bodo/Glimt sukses membuat kekacauan di pertahanan Inter Milan. Mereka sukses mencuri gol pada menit melalui Jens Petter Hauge setelah memanfaatkan bola rebound hasil sepakan Ole Blomberg. Bodo unggul 1-0 dan menimbulkan situasi tertekan di kubu Inter Milan.

Berikutnya, pada menit ke-72, Hakon Evjen kembali memberi tekanan yang sangat berat bagi psikologis para pemain Inter Milan. Mereka unggul 2-0 atau 5-1 di agregat, dan semakin jelas menunjukan jalan ke Babak 16 Besar Liga Champions.

Usaha Inter Milan baru bisa memperkecil ketertinggalan pada menit ke-76 melalui gol Alessandro Bastoni. Sontekannya di depan gawang dinyatakan telah melewati garis sebelum diamankan pemain lawan, mengubah skor menjadi 1-2.

Di sisa waktu pertandingan, Inter Milan yang sudah berada di posisi setengah mati, maih terus berusaha menggempur pertahanan Bodo/Glimt. Tetapi pertahanan Bodo/Glimt sudah terlanjur kuat membeku, hingga tak bisa mereka tembus.

Skor 1-2 bertahan hingga akhir laga, dan memberi kejutan besar ketika Inter Milan, finalis Liga Champions musim lalu dihentikan oleh klub gurem asal Norwegia Bodo/Glimt.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Sport Terkini

Terpopuler