Kena Penalti dan Kartu Merah, Pelatih Semen Padang Mengeluh
Budi Santoso
Rabu, 25 Februari 2026 11:02:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Semen Padang menemui hasil negatif saat melawat ke kandang Bhayangkara Presisi Lampung FC, Selasa (24/2/2026) malam WIB di laga ke-23 BRI Super League. Mereka menelan kekalahan telak 0-4 dari tuan rumah, dan masih harus menerima kartu merah.
Pelatih Semen Padang, Dejan Antonic, seperti dilansir Antara menyatakan laga timnya di Stadion Sumpah Pemuda PKOR Way Halim berlangsung ‘lucu’ jika tidak boleh disebut janggal. Timnya menelan kekalahan 0-4, tetapi dengan beberapa kejadian yang menurutnya tak masuk akal.
"Pertandingan berjalan “cukup lucu” dihadiahi penalti bagi tuan rumah, serta kartu merah yang tak perlu dari wasit untuk pemain kami," demikian dikatakan Dejan Antonic usai laga, Selasa (24/2/2026) malam.
Keluhan Dejan Antonic atas kekalahan Semen Padang juga dikaitkan dengan penerapan teknologi VAR yang dipasang di pertandingan tidak berjalan maksimal. Masalah-masalah ini membuat Semen Padang banyak dirugikan di laga ini.
"Ya kami kalah hari ini, tapi saya bisa lihat pertandingan cukup lucu, dua penalti langsung kartu merah, VAR tidak jalan. Saya tidak tahu apa yang terjadi,” kata Dejan Antonic menyampaikan keluhannya.
Diluar keluhan-keluhannya, Dejan Antonic tetap memberikan apresiasi untuk Bhayangkara Presisi Lampung FC dengan kemenangan atas Semen Padang. Bagi Semen Padang, kekalahan ini akan menjadi pelajaran penting, terutama saat menjalani laga tandang.
Pertandingan Bhayangkara Presisi Lampung FC melawan Semen Padang berakhir dengan skor 4-0 untuk kemenangan tim tuan rumah. Gol di ciptakan oleh Moussa Sidebe dua gol, Ryo Matsumara dan Doumbia.
Atas hasil ini Bhayangkara Presisi Lampung merangkak naik ke lima besar klasemen sementara Super League Indonesia dengan poin 35 dari 23 pertandingan dengan rincian 10 kali menang, lima kali imbang dan delapan kali menelan kekalahan.
Sementara itu Semen Padang belum beranjak dari posisi 17 dengan poin 16 dari 23 pertandingan dengan rincian empat kali menang, empat kali imbang dan 15 kali menelan kekalahan.



