Masalah Break Water di Piala Dunia 2026 sebenarnya tidak terlalu dipermasalahkan. Tetapi ketika momen ini juga diarahkan untuk memberi kesempatan bagi penayangan iklan, pada akhirnya telah menimbulkan sorotan. Banyak yang mempermasalahkan, karena ada anggapan komersiali sepak bola menjadi terlalu berlebihan.
Jeda Break Water ini, untuk kepentingan ini memang memberi kesempatan bagi pemain dan tim untuk bisa melakukan penyesuaian kondisi dan mungkin taktik strategi. Sedangkan untuk kepentingan penayangan iklan kabarnya FIFA akan menerapkan aturan-aturan yang baku tentang ini di Piala Dunia 2026.
Murianews, Kudus – Pertandingan-pertandingan Piala Dunia 2026 akan berlangsung pada musim panas yang akan terjadi di sebagian besar Amerika Utara. Karena itu FIFA telah memutuskan untuk menambahkan elemen Break Water di semua pertandingan yang digelar.
Break Water, atau istirahat untuk minum, seperti dilansir SportIlustrated, akan diterapkan selama tiga menit di tengah waktu setiap babak pertandingan. Dengan demikian akan ada dua kali Break Water yang akan diterapkan. Sekali di tengah babak pertama, dan sekali di tengah babak kedua.
FIFA memutuskan untuk menambahkan elemen Break Water di pertandingan Piala Dunia 2026 dengan alasan yang didasarkan pada faktor cuaca. Benua Amerika Utara yang menjadi letak geografis tiga negara tuan rumah Piala Dunia 2026, saat penyelenggaraan akan memasuki musim panas.
Suhu panas yang diperkirakan terjadi, sangat mungkin akan mempengaruhi kondisi fisik para pemain yang akan bertanding. Karena itu akan ada jeda yang disebut sebagai Break Water, akan diterapkan bagi pemain untuk beristirahat dan mengambil air minum dan mendinginkan tubuh di laga Piala Dunia 2026.
Menurut rencana FIFA, jeda Break Water ini akan berlangsung setelah sekitar 20 hingga 25 menit pertandingan di tiap babak. Jeda ini akan memberi tambahan istirahat selain jeda pertandingan selama 15 menit yang akan terjadi di antara dua babak yang lazim di sepak bola.
Setiap jeda Break Water di Piala Dunia 2026 akan dilakukan selama sekitar tiga menit dan akan berlaku di semua pertandinganPiala Dunia 2026. Situasi ini juga membuka peluang bagi stasiun TV untuk bisa mengeksploitasi iklan dan membuat lebih banyak pemasukan dari iklan.
FIFA menegaskan diterapkanya elemen Break Water adalah untuk memastikan kondisi kesehatan pemain. Langkah ini juga didasarkan pada pengalaman sebelumnya di turnamen besar FIFA yang pernah dilaksanakan, termasuk di Piala Dunia sebelumnya.
Iklan di TV...
Masalah Break Water di Piala Dunia 2026 sebenarnya tidak terlalu dipermasalahkan. Tetapi ketika momen ini juga diarahkan untuk memberi kesempatan bagi penayangan iklan, pada akhirnya telah menimbulkan sorotan. Banyak yang mempermasalahkan, karena ada anggapan komersiali sepak bola menjadi terlalu berlebihan.
Sementara itu menurut The Athletic, pertandingan di Piala Dunia mendatang memang memiliki potensi cuaca panas yang tidak akan kondusif bagi pemain-pemain asal Eropa. Karena di beberapa kota penyelenggara Piala Dunia 2026 diperkirakan akan mengalami cuaca panas ekstrem saat laga digelar.
Jeda Break Water ini, untuk kepentingan ini memang memberi kesempatan bagi pemain dan tim untuk bisa melakukan penyesuaian kondisi dan mungkin taktik strategi. Sedangkan untuk kepentingan penayangan iklan kabarnya FIFA akan menerapkan aturan-aturan yang baku tentang ini di Piala Dunia 2026.