"Saya minta maaf lagi. Saya sepenuhnya mengakui bahwa pernyataan saya tidak pantas dan tidak memenuhi standar yang seharusnya dimiliki pemain profesional," kata Rodri.
Rodri juga menegaskan dirinya tidak bermaksud meragukan integritas wasit. Pihaknya tetap menyatakan rasa hormat atas kerja keras wasit di situasi penuh tekanan di Liga Inggris. Semua dikatakannya karena didorong perasaan kecewa.
Pada Rabu (11/3/2026) dinihari WIB, Man City dan Rodri akan memasuki fase penting di Liga Champions saat bertandang ke Santiago Bernabeu menghadapi Real Madrid. Laga ini akan menjadi salah satu laga 16 Besar Liga Champions, yang mendapatkan sorotan besar.
Murianews, Kudus – Gelandang andalan Man City, Rodri tiba-tiba malah menerima saknsi dari Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA), menjelang laga 16 Besar Liga Champions mereka melawan Real Madrid. Pemain asal Spanyol ini didenda £ 80.000 setelah mengkritik wasit.
Denda yang dijatuhkan bagi gelandang Manchester City, Rodri dilakukan oleh Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) setelah pernyataan kontroversialnya tentang wasit. Momen ini terjadi di laga yang berakhir imbang 2-2 antara Man City vs Tottenham pada bulan Februari lalu.
Pada laga yang digelar di Stadion Tottenham Hotspur, Rodri mengatakan wasit Robert Jones yang bertugas saat itu, tidak menjaga "netralitas" dalam beberapa keputusan penting. Pernyataan itu menyusul hasil imbang yang terjadi, setelah Man City sempat unggul 2 gol lebih dulu.
Pernyataan marah gelandang Spanyol itu setelah pertandingan mendorong FA akhirnya melakukan penyelidikan atas kasus ini. Dalam sebuah pernyataan resmi yang dilansir Daily Mail, FA mengatakan Rodri telah melakukan pelanggaran dengan melakukan hal yang tidak pantas dalam wawancara pasca-pertandingan.
Rodri membuat komentar yang menyiratkan wasit bias atau meragukan integritas wasit yang memimpin pertandingan. Rodri dalam hal ini Rodri beruntung tidak diskors, selain denda uang yang harus dibayarkannya.
Hasil imbang antara Manchester City dan Tottenham bisa dikatakan menjadi salah satu laga Liga Inggris yang kontroversial. Gol penyimbang skor Chelsea yang dicetak Dominic Solanke pada menit ke-70, dianggap kontroversial karena lebih dulu ada pelanggaran pada Marc Guehi.
Namun, gol tersebut tetap disyahkan wasit meski diprotes keras oleh para pemain Man City. Setelah laga, Rodri tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya, dengan menyebut timnya sudah berkali-kali menderita karena keputusan kontroversial.
Meski demikian, FA tetap mendenda dan memberi peringatan terhadap Rodri. Gelandang asal Spanyol tersebut sedikit lebih beruntung tidak mendapatkan skorsing. Sehingga man City tidak perlu kehilangan pemain pentingnya di Liga Inggris.
Kecewa...
Dalam penjelasannya kepada FA, seperti dilansir Daily Mail, Rodri mengatakan komentarnya berasal dari perasaan kecewa karena merasa hasil imbang pertandingan dipengaruhi oleh keputusan yang salah. Bintang Spanyol itu kemudian juga meminta maaf atas kata-katanya.
"Saya minta maaf lagi. Saya sepenuhnya mengakui bahwa pernyataan saya tidak pantas dan tidak memenuhi standar yang seharusnya dimiliki pemain profesional," kata Rodri.
Rodri juga menegaskan dirinya tidak bermaksud meragukan integritas wasit. Pihaknya tetap menyatakan rasa hormat atas kerja keras wasit di situasi penuh tekanan di Liga Inggris. Semua dikatakannya karena didorong perasaan kecewa.
Pada Rabu (11/3/2026) dinihari WIB, Man City dan Rodri akan memasuki fase penting di Liga Champions saat bertandang ke Santiago Bernabeu menghadapi Real Madrid. Laga ini akan menjadi salah satu laga 16 Besar Liga Champions, yang mendapatkan sorotan besar.