Babak 16 Besar UCL: Barcelona Hampir Kena Batunya di St James Park
Budi Santoso
Rabu, 11 Maret 2026 13:26:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Tim Raksasa Spanyol Barcelona hampir kena batunya saat menjalani laga tandang ke St James Park, London, Rabu (11/3/2026). Di laga leg 1 Babak 16 Besar Liga Champions atau UEFA Champions League (UCL), Barcelona masih bisa selamat dari kekalahan.
Barcelona di laga Babak 16 Besar ini bertindak sebagai tim unggulan. Namun di pertandingan, Newcastle menunjukan kepercayaan diri yang tak bisa diremehkan. Mereka memberikan sebuah perlawanan yang membuat Barcelona kini harus bertindak hati-hati di laga berikutnya nanti.
Laga Newcastle vs Barcelona berakhir 1-1, dan menempatkan kedua tim pada posisi yang sama untuk bisa merebut posisi di babak Perempat Final Liga Champions. Newcastle bisa dikatakan telah memberi kesulitan berarti di sepanjang pertandingan, bagi Barcelona yang datang melawat.
Setelah permainan terbuka saling menyerang, adu teknik, adu strategi dan adu pengalaman tersaji di pertandingan ini. Kedua tim bermain saling menyerang, dengan Barcelona yang kini harus mengakui mereka ternyata juga bisa ditekan dalam sebuah permainan.
Newcastle dengan permainan yang juga menggunakan taktik pressing mampu membuat kesulitan para pemain Barcelona mengembangkan permainannya. Bahkan penerapan presing tinggi para pemain Newcastle telah membuat para pemain Barcelona tidak bisa leluasa melakuka serangan presisi.
Jika di laga-laga biasanya, Barcelona selalu tampil dengan penguasaan bola tinggi, maka di laga ini Barcelona tidak bisa melakukannya. Bahkan dalam banyak kesempatan, pemain Barcelona terpaksa melakukan permainan direct dari belakang ke depan, yang juga dengan gampang diantisipasi.
Setelah permainan sengit yang berakhir imbang 0-0 di babak pertama, pelatih Newcastle melakukan serangkaian penyesuaian bagi timnya. Hasilnya, mereka tampil lebih menggigit dan membuat Barcelona harus keteteran dalam upaya pertahanan mereka.
Tak Kenal Lelah...
- 1
- 2



