Sehingga kesempatan untuk mematangkan strategi menuju Piala Dunia 2026 bagi Lionel Messi dkk bisa berkurang. Situasi ini menjadi cukup krusial bagi tim asuhan Lionel Scaloni.
Jika tidak berhasil mengatur laga uji coba tambahan pada Juni, Argentina bahkan berpotensi memasuki Piala Dunia 2026 tanpa satu pun pertandingan kompetitif sepanjang tahun tersebut.
Pertandingan terakhir Argentina dan Messi terjadi pada November 2025, saat mereka menang 2-0 atas Angola di laga tandang. Menariknya, dalam periode FIFA Matchday tersebut, Lionel Messi dan kawan-kawan hanya memainkan satu pertandingan, sementara sebagian besar tim nasional lain menjalani dua laga.
Sejak kemenangan itu, La Albiceleste belum kembali bertanding. Bahkan duel yang sebelumnya digadang-gadang akan mempertemukan Argentina vs Spanyol pada Maret mendatang kini diperkirakan tidak akan terealisasi.
Dengan ketidakpastian Finalissima dan minimnya jadwal pertandingan, Argentina dan Messi kini berpacu dengan waktu. Laga uji coba melawan Honduras bisa menjadi kunci penting pemanasan Messi dan skuad Albiceleste sebelum berburu kejayaan di Piala Dunia 2026.
Murianews, Kudus – Di tengah ketidakpastian penyelenggaraan Finalissima 2026, Timnas Argentina dan Lionel Messi dikabarkan mulai mengalihkan fokus penuh pada persiapan menuju Piala Dunia 2026.
Kabar terbaru menyebut Federasi Sepak Bola Argentina (AFA) tengah memasuki tahap akhir negosiasi untuk menggelar laga uji coba internasional di Amerika Serikat sebelum turnamen akbar tersebut dimulai.
Menurut laporan media olahraga Deportes Total USA, Argentina dan Lionel Messi berpeluang menghadapi Timnas Honduras dalam pertandingan persahabatan yang direncanakan berlangsung di Kansas City. Kota ini juga disebut-sebut akan menjadi base camp Timnas Argentina selama Piala Dunia 2026.
Sumber tersebut menyebutkan, proses negosiasi antara kedua federasi sudah menunjukkan perkembangan positif. Jika kesepakatan tercapai, laga ini akan menjadi tes penting bagi skuad Lionel Scaloni sebelum turun di panggung Piala Dunia.
Sebelumnya, pada September tahun lalu, Presiden AFA Claudio Tapia sempat mengumumkan rencana pertandingan uji coba melawan Honduras di Amerika Serikat pada bulan Juni. Namun rencana tersebut sempat batal karena federasi Honduras melakukan restrukturisasi internal.
Kini situasi telah berubah. Honduras sudah menunjuk direktur olahraga baru serta pelatih kepala anyar, Jose Francisco Molina, yang siap membawa timnya menghadapi tantangan besar melawan juara dunia Argentina yang diperkuat Lionel Messi.
Sementara itu, Finalissima 2026 yang mempertemukan juara Copa América dan Euro, masih belum jelas hingga saat ini. CONMEBOL dikabarkan telah mengirimkan proposal final kepada UEFA untuk menggelar pertandingan pada 31 Maret 2026 di Italia.
Namun ada kekhawatiran pihak Eropa bisa saja menolak proposal tersebut, yang berpotensi membuat pertandingan bergengsi itu dibatalkan. Jika skenario itu terjadi, Argentina berisiko kehilangan jendela FIFA Matchday penting di bulan Maret.
Butuh Ujicoba...
Sehingga kesempatan untuk mematangkan strategi menuju Piala Dunia 2026 bagi Lionel Messi dkk bisa berkurang. Situasi ini menjadi cukup krusial bagi tim asuhan Lionel Scaloni.
Jika tidak berhasil mengatur laga uji coba tambahan pada Juni, Argentina bahkan berpotensi memasuki Piala Dunia 2026 tanpa satu pun pertandingan kompetitif sepanjang tahun tersebut.
Pertandingan terakhir Argentina dan Messi terjadi pada November 2025, saat mereka menang 2-0 atas Angola di laga tandang. Menariknya, dalam periode FIFA Matchday tersebut, Lionel Messi dan kawan-kawan hanya memainkan satu pertandingan, sementara sebagian besar tim nasional lain menjalani dua laga.
Sejak kemenangan itu, La Albiceleste belum kembali bertanding. Bahkan duel yang sebelumnya digadang-gadang akan mempertemukan Argentina vs Spanyol pada Maret mendatang kini diperkirakan tidak akan terealisasi.
Dengan ketidakpastian Finalissima dan minimnya jadwal pertandingan, Argentina dan Messi kini berpacu dengan waktu. Laga uji coba melawan Honduras bisa menjadi kunci penting pemanasan Messi dan skuad Albiceleste sebelum berburu kejayaan di Piala Dunia 2026.