Man City vs Madrid, Duel Sengit Rudiger-Haaland Menentukan
Budi Santoso
Selasa, 17 Maret 2026 16:11:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Laga sengit Man City vs Madrid di leg kedua babak 16 besar Liga Champions akan terjadi di Etihad Stadium, Rabu (18/3/2026) dinihari WIB. Bek tangguh Madrid, Antonio Rudiger mengaku menikmati duel kerasnya melawan striker tajam Erling Haaland menjelang laga krusial ini.
Dalam pernyataannya yang dilansir Marca, Rudiger menegaskan ia tidak terlalu memikirkan statistik dalam menghadapi Haaland. Baginya, duel melawan striker kelas dunia seperti Haaland justru menjadi tantangan yang menyenangkan.
“Saya tidak terlalu memikirkan statistik. Pemain seperti Haaland memang sulit dihadapi, dan menyenangkan bisa melawannya. Saya sangat menikmati duel fisik itu,” ujar Rudiger.
Pada dua pertemuan sebelumnya musim ini, Rudiger selalu tampil melawan Manchester City. Di laga pertama, ia hanya bermain 43 menit saat Haaland mencetak gol. Namun di pertemuan kedua, Rudiger tampil penuh dan sukses meredam pergerakan striker asal Norwegia tersebut.
Rudiger juga memberikan pujian kepada Haaland sebagai pemain kelas dunia yang kuat secara fisik dan memiliki kualitas luar biasa. Rudigerbahkan menyebutnya sebagai pribadi yang baik di luar lapangan.
Meski Real Madrid tampil inkonsisten musim ini, Rudiger tetap optimistis timnya mampu mengatasi Man City di kandangnya. Real Madrid menurutnya akan melaju ke babak perempat final.
Pengalaman menjadi faktor penting, mengingat Rudiger pernah merasakan gelar Liga Champions bersama Madrid. Ia menilai laga besar seperti ini adalah momen yang selalu dinanti oleh para pemain top.
“Kami sudah sering menghadapi Manchester City dalam beberapa tahun terakhir. Mereka salah satu tim terbaik di Eropa. Jika ingin memenangi Liga Champions, Anda harus siap menghadapi mereka,” tambahnya.
Musim ini tidak berjalan mulus bagi Rudiger. Bek asal Jerman tersebut harus bergelut dengan cedera, sehingga baru tampil dalam 16 pertandingan di semua kompetisi bersama Real Madrid. Meski demikian, kehadirannya tetap menjadi kunci penting di lini pertahanan Los Blancos.



