Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Harapan Real Madrid belum benar-benar padam di Liga Champions. Meski tumbang 1-2 dari Bayern Munich, secercah harapan masih muncul berkat assist Trent Alexander Arnold.
Kekalahan Real Madrid dari Bayern Munich di leg 1 perempatfinal liga Champions, menyisakan sisi lain di balik hasil akhir. Di tengah dominasi tim Jerman, satu momen brilian dari Trent Alexander Arnold membuat harapan Los Blancos masih hidup.
Bek asal Inggris itu menciptakan assist spektakuler yang diselesaikan dengan dingin oleh Kylian Mbappe. Gol tersebut jelas bukan sekadar hiburan, tetapi juga bisa menjadi pijakan bagi Real Madrid bangkit di leg 2 Perempatfinal Liga Champions di Muenchen.
Seperti dilansir GOAL, Trent Alexander Arnold mengungkapkan assist tersebut bukanlah kebetulan. Semua sudah dirancang dalam strategi tim sebelum pertandingan dimulai. Jika akhirnya berhasil menjadi gol, dirinya sangat bersyukur, karena ini bisa saja akan menentukan nasib Real Madrid.
“Kami sudah membahas untuk menyerang ruang di belakang mereka. Saat melihat celah, saya langsung mengirim bola cepat. Mbappe membaca situasi dengan sempurna,” ujar Trent Alexander Arnold.
Umpan terukur itu memperlihatkan kualitas Trent Alexander Arnold sebagai salah satu bek terbaik dunia saat ini. Lebih dari itu, kombinasi dengan Mbappe juga menunjukkan chemistry yang semakin matang di lini serang Real Madrid.
Real Madrid sebenarnya datang dengan rencana matang untuk mengeksploitasi kelemahan Bayern Munich, khususnya di area belakang bek sayap. Pola ini beberapa kali berhasil membuka ruang, namun belum cukup konsisten untuk mengubah hasil akhir.
Assist Arnold...
- 1
- 2



