Kombinasi pemain belakang Persib yang diisi Julio Cesar, Pato Matricardi, Federico Barba, Kakang Rudianto, dan Eliano Reijnders, ditambah performa impresif kiper Teja Paku Alam, menjadi fondasi kuat yang sulit ditembus lawan.
Persib Bandung sendiri akan menjamu Bali United di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Minggu (12/4/2026) dilanjutan BRI Super League. Laga ini diprediksi menjadi salah satu penentu dalam perburuan gelar Juara BRI Super League bagi Persib Bandung.
Julio Cesar menegaskan Persib Bandung harus mengesampingkan jadwal panjang. Semua harus lebih fokus pada satu target, meraih tiga poin di setiap laga yang ada di depan mata.
“Jangan melihat ke sisa pertandingan. Hari Minggu nanti benar-benar seperti final. Kami harus mengambil tiga poin,” tegasnya.
Pernyataan ‘setiap laga adalah final’ menjadi sebuah ambisi besar yang ada di kubu Persib Bandung. Mereka memang butuh menjaga konsistensi untuk terus menjaga peluang menciptakan sejarah di kompetisi domestik sepak bola Indonesia.
Murianews, Kudus – Persib Bandung sedang berada di puncak, tapi tekanan justru makin besar. Di tengah peluang mencetak sejarah ‘hattrick juara’, bek andalan mereka Julio Cesar, meminta rekan-rekannya tak lengah. Setiap pertandingan kini bernilai final.
Posisi nyaman di klasemen sementara BRI Super League 2025/2026 tak membuat Persib Bandung bisa bernapas lega. Unggul empat poin dari pesaing terdekat Borneo FC, skuad Maung Bandung justru dihadapkan pada tantangan yang lebih berat, harus bisa menjaga konsistensi hingga akhir musim.
Bagi Julio Cesar, kunci utama untuk meraih gelar juara ketiga secara beruntun adalah fokus total di setiap laga. Karena itu dia menegaskan delapan pertandingan tersisa Persib harus diperlakukan layaknya partai hidup-mati.
“Kami memiliki delapan pertandingan final dan sekarang kami fokus dulu untuk menghadapi yang terdekat. Kami harus melaju step by step,” ujar Julio Cesar seperti dikutip dari Antara, Rabu (8/4/2026).
Bek asal Brasil itu tidak sekadar bicara. Sepanjang musim ini, ia sudah tampil dalam 20 pertandingan dan menjadi pilar penting di lini belakang Persib. Meski belum mencetak gol, kontribusinya terasa lewat kokohnya pertahanan tim.
Dari 20 laga yang dijalani Julio Cesar Persib sukses mencatatkan 12 clean sheet. Sebuah statistik yang sudah cukup sahih untuk menjelaskan bagaimana solidnya barisan belakang Persib Bandung yang diperkuat Julio Cesar.
Kekuatan utama Persib musim ini memang terletak pada pertahanan mereka. Hingga pekan ke-26 BRI Super League, mereka baru kebobolan 14 gol. Ini menjadikan Persib sebagai tim dengan pertahanan terbaik di liga.
Clean Shett...
Kombinasi pemain belakang Persib yang diisi Julio Cesar, Pato Matricardi, Federico Barba, Kakang Rudianto, dan Eliano Reijnders, ditambah performa impresif kiper Teja Paku Alam, menjadi fondasi kuat yang sulit ditembus lawan.
Persib Bandung sendiri akan menjamu Bali United di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Minggu (12/4/2026) dilanjutan BRI Super League. Laga ini diprediksi menjadi salah satu penentu dalam perburuan gelar Juara BRI Super League bagi Persib Bandung.
Julio Cesar menegaskan Persib Bandung harus mengesampingkan jadwal panjang. Semua harus lebih fokus pada satu target, meraih tiga poin di setiap laga yang ada di depan mata.
“Jangan melihat ke sisa pertandingan. Hari Minggu nanti benar-benar seperti final. Kami harus mengambil tiga poin,” tegasnya.
Pernyataan ‘setiap laga adalah final’ menjadi sebuah ambisi besar yang ada di kubu Persib Bandung. Mereka memang butuh menjaga konsistensi untuk terus menjaga peluang menciptakan sejarah di kompetisi domestik sepak bola Indonesia.