Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Skandal penyeludupan jam tangan mewah menyeret pemain sepak bola terkenal. Tujuh pesepak bola, ada yang masih aktif bermain dan yang sudah menjadi legenda, dilaporkan terseret dalam kasus menghebohkan ini.

Skandal penyeludupan jam mewah ini mencuat setelah otoritas Spanyol berhasil membongkar jaringan penyelundupan dari Andorra ke Spanyol. Paling mengejutkan, dalam daftar penadah dalam kasus penyeludupan ini bukan orang biasa, tetapi para pemain bintang sepak bola papan atas Eropa.

Nama-nama pesepak bola terkenal yang terseret dalam kasus penyeludupan jam tangan mewah antara lain Dani Carvajal, Thomas Partey, Cesar Azpilicueta, Santi Cazorla, Giovani Lo Celso, Juan Bernat. Selain itu juga terdapat nama David Silva, pemain yang dianggap sebagai salah satu legenda sepak bola.

Menurut laporan media Spanyol elDiario.es , fokus utama penyelidikan yang dilakukan otoritas Spanyol mengarah pada seorang tersangka bernama Diego GC. Pria ini ditahan di Andorra dengan tuduhan melakukan penyelundupan dan pencucian uang.

Terungkap dalam kasus penyeludupan jam tangan mewah ini, modus yang digunakan bisa dikatakan rapi dan terstruktur. Diego GC diduga membangun sistem perdagangan melalui perusahaan ‘bayangan’ di Andorra untuk menghindari pajak pertambahan nilai (PPN) yang berlaku.

Alih-alih menjual langsung di Spanyol, jam tangan mewah itu dikirim melalui jalur alternatif. Saat barang masuk ke Spanyol, kelompok ini dengan sengaja tidak melaporkan ke bea cukai Spanyol. Sehingga dengan begitu mereka tidak membayar pajak.

“Tujuan interogasi bukan untuk secara langsung memberatkan para atlet (pesepak bola yang terlibat), tetapi untuk mengklarifikasi proses pembelian, pengiriman, dan pengangkutan barang-barang ini (jam tangan mewah),” demikian pernyataan Otoritas Spanyol terkait hal ini.

Ada 38 Jam Tangan Mewah...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Sport Terkini

Terpopuler