Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Kemenangan telak yang diraih West Ham United atas Wolverhampton Wanderers membuat Tottenham Hotspur tertekan di Liga Inggris. Kemenangan 4-0 di Stadion London, Sabtu (11/4/2026) merubah persaingan papan bawah klasemen Liga Inggris dengan menyeret Tottenham Hotspur ke jurang degradasi.
Bermain di Stadion London, West Ham tampil efisien meski sempat kesulitan di awal laga. Kebuntuan akhirnya pecah menjelang turun minum lewat sundulan Konstantinos Mavropanos pada menit ke-42. Gol tersebut menjadi titik balik.
Memasuki babak kedua, West Ham tampil jauh lebih agresif dan percaya diri. Dalam rentang dua menit yang mematikan, Taty Castellanos mencetak dua gol cepat pada menit ke-66 dan 68. Wolves tak mampu merespons tekanan tersebut.
Pesta gol ditutup dengan sempurna oleh Mavropanos lewat tendangan voli spektakuler. Skor 4-0 menjadi bukti dominasi penuh tuan rumah. Kemenangan ini membawa West Ham naik ke posisi ke-17 dengan koleksi 32 poin. Namun dampak paling mengejutkan justru dirasakan Tottenham.
Dengan hasil Liga Inggris ini Tottenham Spurs kini harus turun ke posisi ke-18, terpaut dua poin dari zona aman. Meski masih sementara, kejadian ini menjadi yang pertama sehak Januari 2009, mereka masuk zona degradasi dan menjadi sebuah catatan kelam bagi klub sebesar Tottenham.
Situasi yang diciptakan West Ham membuat Tottenham Hotspur mau tidak mau kini merasakan tekanan. Mereka harus bisa menang dari Sunderland di laga yang akan mereka jalani Minggu (12/4/2026) malam WIB. Laga ini tidak akan mudah, karena berlangsung di Super Light, kandang Sunderland.
Mantan pemain Inggris, Jamie Redknapp, yang saat ini menjadi komentator memberikan komentar tajam terkait situasi ini. Seperti dilansir dari Daily Mail, Redknapp menyebut West Ham benar-benar berada dalam kondisi siap bertarung melepaskan diri dari degradasi.
“Dalam pertarungan degradasi, Anda harus bermain dengan kemampuan terbaik dan memahami kekuatan serta kelemahan Anda. West Ham melakukan itu dengan sempurna,” ujarnya.
Mengejutkan...
Hasil Liga Inggris ini menurut Redknapp jelas mengejutkan banyak tim. Sekarang para pelatih di papan bawah, terutama Tottenham, berada di bawah tekanan luar biasa. Tekanan kini tidak hanya dirasakan pemain, tetapi juga jajaran pelatih tim papan bawah terutama Tottenham Hotspur.
Performa West Ham dan Tottenham Hotspur dalam beberapa pekan terakhir menunjukkan kontras mencolok. West Ham berhasil bangkit dari ketertinggalan tujuh poin dari zona aman pada Januari, dengan meraih lima kemenangan dalam 11 laga terakhir.
Sebaliknya, Tottenham justru mengalami penurunan drastis. Dari tim yang sempat bersaing di papan atas, kini mereka harus berjuang menghindari degradasi.
Di sisi lain, kekalahan dari West Ham telah membuat Wolves semakin terpuruk. Mereka kini mencatat 18 laga tandang tanpa kemenangan. Menjadi statistik yang hampir memastikan nasib mereka menuju Championship musim depan.
Persaingan Liga Inggris di papan bawah kini semakin ketat. Selain West Ham dan Tottenham Hotspur, kini Sunderland juga ikut terlibat dalam perebutan tiket bertahan di Liga Premier. Ironisnya, Suderland akan menghadapi Tottenham Hotspur pada Liga Inggris pekan ini.
Bagi Tottenham, laga melawan Suderland akan menjadi sebuah tantangan berat yang menguras fisik dan psikologis. Jika menang mereka akan kembali mengambil alih posisi West Ham. Tapi jika tidak menang, mereka akan segera menghadapi sejarah kelam.



