Minggu, 26 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Bintang Brasil yang bermain di klub Santos FC, Neymar menciptakan sebuah kisah roller coaster dalam satu pertandingan. Pada laga Santos FC vs Deportivo Recoleta di lanjutan Grup D Copa Sudamericana, Rabu (15/4/2026) dinihari WIB hal itu terjadi.

Laga Santos FC vs Deportivo Recoleta sendiri akhirnya berakhir imbang 1-1 dan menyisakan kekecewan bagi Neymar. Bermain di Vila Belmiro, Neymar sempat membawa harapan tinggi setelah sukses mencetak gol. Tapi satu momen krusial mengubah segalanya.

Dilansir dari znews.vn, pertandingan baru berjalan empat menit ketika Neymar membuka keunggulan. Gol tersebut tak hanya memberi keunggulan bagi Santos, tetapi juga menjadi gol perdananya di Copa Sudamericana. Momen ini jelas menjadi sebuah tonggak penting dalam kariernya.

Tak berhenti di situ, Neymar juga mencuri perhatian lewat aksi unik di sisi lapangan. Pemain flamboyan ini meniru gaya duduk di atas bola yang sebelumnya dilakukan Lamine Yamal saat bermain untuk Barcelona di Liga Champions.

Aksi spontan Neymar tersebut langsung disambut sorak sorai penonton. Neymar tampak menikmati permainan, seolah laga akan berjalan mudah bagi tuan rumah.

Namun sepak bola sering kali tak bisa ditebak. Saat Santos tampak menguasai jalannya pertandingan, momen krusial justru datang dari kegagalan yang mengejutkan.

Neymar mendapatkan peluang emas untuk menggandakan keunggulan setelah kesalahan fatal kiper lawan. Gawang sudah kosong, situasi tampak sempurna, tetapi penyelesaiannya melenceng di sisi gawang kosong.

Setelah tertekan di awal laga, Recoleta mulai menemukan ritme permainannya. Tim asal Paraguay itu bermain lebih disiplin, menumpuk pemain di lini belakang, dan menunggu celah untuk serangan balik.

Satu Poin...

Strategi tersebut membuahkan hasil tepat sebelum turun minum. Richart Ortiz sukses mengeksekusi penalti, menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Membuat tim Santos yang diperkuat Neymar balik menghadapi tekanan.

Memasuki babak kedua, pola permainan nyaris tidak berubah. Santos mendominasi penguasaan bola, tetapi kesulitan menembus pertahanan rapat lawan. Sementara itu, Recoleta tampil solid dan efektif meredam kreativitas Neymar.

Hasil imbang ini memperpanjang tren negatif Santos di Copa Sudamericana. Dari dua pertandingan yang telah dijalani, mereka hanya mampu mengumpulkan satu poin.

Hasil ini juga menempatkan Santos di posisi juru kunci Grup D. Sebuah kenyataan yang sangat tak diinginkan Neymar dan para pendukung Santos tentu saja.

Penampilan Neymar di laga ini menunjukan dua sisi sepak bola, sebuah hiburan dan sekaligus tekanan. Neymar mampu menciptakan momen magis dan menghibur. Tetapi pada ahirnya gagal di saat krusial. Kisah roller coaster dalam satu laga, bagi Neymar.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Sport Terkini