Minggu, 26 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Kekalahan Real Madrid dari Bayern Munich di perempat final Liga Champions meninggalkan luka mendalam bagi kubu Los Blancos. Salah satu yang paling kecewa mungkin adalah Kylian Mbappe.

Penyerang asal Prancis itu kembali mengalami nasib buruk di Liga Champions. Turnamen ini masih menjauh dari dirinya, meski secara individu dirinya adalah salah satu pemain hebat. Sejak bersama PSG, Mbappe sangat berharap bisa merebut gelar Juara Liga Champions.

Kepindahannya ke Real Madrid, juga diyakini juga didasari satu alasan dirinya ingin segera memanggul trofi Si Kuping Besar, Liga Champions. Tapi hingga kini keinginannya untuk bisa merebut gelar Juara Liga Champions belum juga kesampaian.

Obsesi Mbappe sebenarnya hampir terwujud saat masih berseragam PSG Prancis di Liga Champions 2019/2020 saat PSG melaju ke final. Tetapi saat itu keinginannya gagal, dan hanya bisa menjadi runner-up. Uniknya, di Liga Champions, meski belum pernah juara, Mbappe telah mencetak banyak rekor individu.

Di momen yang baru saja terjadi, Mbappe harus kembali kecewa karena timnya saat ini, Real Madrid kembali dipastikan gagal di Liga Champions. Dalam unggahan akun pribadinya di Instagram, Mbappe menunjukan kekecewaannya.

Namun demikian, pemain yang saat ini berusia 27 tahun ini menunjukan tekad untuk tidak patah semangat. Mbappe menyebut, Real Madrid sudah berjuang hingga menit akhir, tetapi hasil tetap tidak berpihak.

“Kami mencoba sampai menit terakhir, tetapi itu tidak cukup. Sangat mengecewakan ditinggalkan dari turnamen yang begitu penting, tetapi seluruh tim harus melihat ke depan,” demikian ditulis Mbappe di akun Instagramnya.

Pernyataan Mbappe menjadi sesuatu yang cukup mengejutkan. Sejak bergabung dengan Real Madrid, jarang sekali pemain kelahiran 1998 itu secara terbuka mengungkapkan emosinya setelah kekalahan besar.

Kecewa Besar...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Sport Terkini

Terpopuler