Barcelona Juara, Tapi Hadiahnya Kalah dari Burnley yang Terdegradasi
Budi Santoso
Rabu, 20 Mei 2026 19:39:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Kebijakan keuangan di Liga Inggris menunjukan mereka memang menjadi kopetisi sepak bola terbesar di dunia. Terbaru besaran uang yang diterima Burnley banyak disandingkan dengan Barcelona di La Liga.
Burnley yang musim ini meninggalkan Premier League, terdegradasi ke Championship masih bisa mendapatkan pendapatan sebesar £ 50 juta. Jumlah ini lebih besar dari yang didapatkan Barcelona, yang baru saja merebut gelar Juara Liga Spanyol.
Barcelona dengan gelar juara Liga Spanyol, dikabarkan hanya akan mendapatkan hadiah sebesar 46 juta poundsterling. Informasi ini menunjukan jelas bagaimana kesenjangan besar terjadi diantara Liga Inggris dan Liga Spanyol.
Seperti dilansir dari BBC Sport, Liga Inggris masih menyediakan kompensasi bernama Parachute payments bagi tim-tim yang terdegradasi dari Premier League Liga Inggris. Parachute Paymets atau dana pengaman diberikan Premier League untuk membantu pembiayaan klub yang tersingkir.
Landasannya, saat mereka bermain di Premier League, tim menerima pendapatan besar dari hak televisi, sponsor, dan iklan. Lalu, jika mereka tiba-tiba terdegradasi, pendapatan mereka bisa turun drastis hanya dalam satu musim. Dana ini bisa seperti pesangon bagi klub yang terdegradasi.
Parachute payments ini diharapkan bisa memberi dukungan bagi klub yang terdegradasi untuk bisa mempertahankan dana gaji, menstabilkan operasional klub dan memiliki kesempatan bersaing ke Premier League kembali.
Kesenjangan...%NEW_PAGE%
Dalam kasus Burnley, Parachute payments yang diberikan Premier League setelah terdegradasi diperkirakan mencapai sekitar £ 50 juta. Jika dirupiahkan nilainya mencapai sekira Rp 1,1 Triliun.
Bagi banyak klub di Eropa, ini adalah pendapatan yang luar biasa. Bahkan sangat mungkin tidak bisa didapatkan dalam kejuaraan domestik yang mereka jalani semusim.
Bukti konkritnya adalah yang terjadi pada Barcelona yang baru saja merebut gelar juara Liga Spanyol. Mekanisme bagi hasil di Liga Spanyol tidak memunculkan pendapatan besar seperti di Premier League Liga Inggris.
Barcelona dan tim di La Liga Spanyol, lebih mengandalkan pendapatan komersial, penjualan tiket, sponsor atau hadiah dari Liga Champions. Kesenjangan ini menunjukan bagaimana Liga Inggris lebih di depan dibanding liga eropa lainnya.



