Kamis, 23 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Klub Inggris Aston Villa merebut gelar Juara Liga Europa bersejarah, Kamis (21/5/2026) dinihari WIB. Setelah 30 tahun, klub legendaris Inggris ini sukses merebut gelar Jara Liga Europa.

Pada final Liga Europa melawan Freiburg wakil Jerman, tim yang diasuh Unai Emery menang 3-0. Di laga ini Aston Villa benar-benar menunjukan superioritasnya. Mereka langsung menekan dan memanen gol demi gol.

Youri Tielemans membawa Aston Villa unggiul pada menit ke-41 setelah tendangan voli indahnya tak bisa dibendung. Kemudian menjelang jeda babak pertama, Emi Buendia menggandakan skor menjadi 2-0.

Tendangan berkelas dari luar kotak penalti diluncurkannya, menembus gawang Freiburg. Sekaligus juga membuat para pendukung Aston Villa yang berada di stadion menangis haru, menyaksikan menit-menit bersejarah bagi klubnya.

Wakil Jerman,Freiburg memasuki babak kedua mencoba untuk lebih agresif demi mengejar ketertinggalan gol. Tetapi Aston Villa terlanjur mendapatkan bentuk kolektifitas yang solid. Mereka membuat sulit Freiburg mendapatkan gol.

Pada menit ke-58, Morgan Rogers akhirnya membawa Aston Villa memberi kuncian mematikan bagi Freiburg. Penyelesaian dari umpan silang Buendia, telah merubah mentalitas pemain Freiburg berada di titik nadir.

Kemenangan 3-0 Aston Villa pada Final Liga Europa di Istanbul, menjadi yang pertama sejak terakhir mereka menang di Piala Eropa pada 1982. Sebuah waktu yang sangat lama, 30 tahun, bagi mereka untuk bisa muncul di arena Eropa kembali.

Bahkan menurut catatan sukses ini juga menjadi yang pertama bagi Aston Villa mencapai final Eropa, setelah 44 tahun. Khusus bagi Unai Emery, ini semakin menasbihkan dirinya sebagai pelatih spesialis Liga Europa.

Pelatih asal Spanyol ini sudah 5 kali mencapai juara Liga Europa denagan klub yang berbeda. Kemengana ini juga memberi kegembiraan tanpa batas bagi 20 ribu pendukung Aston Villa yang datang langsung ke Istanbul.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Sport Terkini