Jumat, 24 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Musim lalu, ia hanya mencatat sembilan gol dan enam assist di semua kompetisi. Catatan tersebut masih tergolong baik, tetapi jauh dari ekspektasi yang pernah dibangunnya sendiri.

Penurunan performa itu juga terlihat saat membela Timnas Inggris. Jude Bellingham belum mencetak gol untuk tim nasional sejak Oktober 2024.

Di sisi lain, Morgan Rogers tampil semakin meyakinkan di Timnas Inggris. Gelandang Aston Villa itu dinilai lebih cocok dengan skema yang sedang dibangun Tuchel.

Rogers dianggap mampu memberikan kreativitas dan energi yang konsisten. Faktor performa terkini membuat persaingan di lini tengah Inggris semakin terbuka dengan Jude Bellingham.

Tuchel sendiri telah menegaskan tempat utama di Timnas Inggris tidak diberikan berdasarkan reputasi. Pemain yang paling sesuai dengan kebutuhan tim akan mendapatkan kesempatan bermain.

Selain faktor teknis, sikap emosional Bellingham juga kerap menjadi sorotan. Reaksinya terhadap wasit maupun situasi pertandingan beberapa kali memicu perdebatan.

Kini perhatian publik tidak lagi hanya tertuju pada nama besarnya. Pertanyaan utama yang muncul adalah apakah Bellingham mampu kembali menunjukkan kualitas terbaiknya saat Piala Dunia 2026 dimulai.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler