Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Semarang – Ribuan pelari bakal memeriahkan event Borobudur Marathon 2023 yang digelar pada 19 November 2023 mendatang. Ditargetkan, jumlah pelari yang ikut event ini bisa mencapai 10 ribu orang.

Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana mengatakan, event Borobudur Marathon yang akan diselenggarakan kali ketujuh ini, tak hanya membawa nama baik Magelang ataupun Jawa Tengah, tapi juga membawa nama baik Indonesia. Sebab, banyak pelari dari dalam dan luar negeri yang akan menyemarakkan perhelatan tersebut.

”Dari tahun ke tahun, kita harapkan event ini akan semakin baik, dan tarafnya akan terus kita tingkatkan,” kata Nana, dilansir dari laman Pemprov Jateng, Kamis (9/11/2023).

Dia membeberkan, semua persiapan untuk event Borobudur Marathon sudah dilakukan. Mulai dari promosi, venue, akomodasi, hingga keamanan. Untuk penginapan, Magelang mampu menampung hingga 85,5 persen kebutuhan. Sedangkan sisanya diperkirakan akan ada yang menginap sampai Yogyakarta.

Sementara itu, Wakil General Manager Event Borobudur Marathon Budhi Sarwiadhi mengatakan, Borobudur Marathon terbagi dalam tiga race, yakni 10 K, half marathon (21 K), dan marathon (42 K). Racer terbanyak ada di kategori half marathon, kurang lebih sebanyak 4.500 orang.

Budi menilai, minat pelari di half marathon cukup besar, karena mereka bisa membagi waktu, antara  mengikuti event lari dan berwisata.

Untuk komposisi asal pelarinya, kata Budi, sebagian besar berasal dari luar Jawa Tengah, yakni sebesar 73 persen. Pelari dari Jawa Tengah hanya 27 persen. Strategi itu dilakukan agar perputaran ekonomi dari Borobudur Marathon lebih tinggi.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Sport Terkini