Imbangi Ekuador Ciptakan Sejarah bagi Sepakbola Indonesia
Dani Agus
Sabtu, 11 November 2023 08:00:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Sepak bola Indonesia berhasil menciptakan sejarah dalam kiprahnya mengikuti Piala Dunia U-17 2023. Ini menyusul hasil imbang 1-1 yang diraih tim besutan Bima Sakti kala melawan raksasa Amerika Latin Ekuador di laga permbuka Grup A Piala Dunia U-17.
Laga yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Jumat (10/11/2023) bikin bangga Indonesia.
Bahkan, Presiden Jokowi mengapresiasi kerja keras para pemain Indonesia yang mampu mengejutkan di laga pembuka Piala Dunia U-17.
”Dengan hasil ini kita sudah mendapat satu poin. Itu harus diapresiasi karena peringkat Indonesia dan Ekuador terpaut jatuh. Yang satu 38 (ranking FIFA) yang satu 145,” ujar Presiden Jokowi sesuai laga, Jumat (10/11/2023), dilansir dari laman PSSI.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengapresiasi perjuangan Arkhan Kaka dan kawan-kawan.
Menurut Erick, semangat hari pahlawan yang tepat jatuh hari ini di kota pahlawan menjadi inspirasi untuk mencetak sejarah.
”Alhamdulillah tepat di hari pahlawan dan stadion yang memakai nama Bung Tomo, anak-anak menunjukkan semangat tak mau kalah. Hari bersejarah ini Alhamdulillah kita meraih hasil yang bersejarah bagi sepakbola Indonesia yang merebut poin pertamanya di piala dunia,” ujar Erick.
Erick pun menilai dukungan suporter termasuk Presiden Jokowi yang hadir langsung mampu membakar semangat pemain.
Menurut Erick, hal ini merupakan kebanggaan karena Indonesia mampu tampil baik di laga yang disorot dan disaksikan tokoh sepakbola dunia.
”Terima kasih atas dukungan para suporter termasuk presiden Jokowi yang telah menjadi pemain ke-12 bagi Indonesia. Hari ini kita buktikan kepada dunia Indonesia bisa! Sekali lagi terima kasih,” ujar Erick.



