Euro 2024
Final Euro 2024: Gelar Perdana Inggris apa Trofi Keempat Spanyol?
Dani Agus
Minggu, 14 Juli 2024 19:39:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Beberapa jam lagi, laga final Euro 2024 akan dimainkan di Stadion Olimpiade, Berlin, Senin (15/7/2024) pukul 02.00 WIB. Seperti diketahui, laga puncak Euro 2024 akan mempertemukan dua tim unggulan, Inggris dan Spanyol.
Catatan sejarah akan didapat pemenang laga final Euro 2024 ini. Bagi Spanyol, gelar ini akan menjadikan keberhasilan keempat menjadi juara Piala Eropa. Sebelumnya, Spanyol sudah juara di yakni Euro edisi 1964, 2008, dan 2012.
Bagi Inggris, kemenangan di final Euro 2024 juga jadi catatan sejarah. Di mana, gelar ini nantinya akan jadi tropi pertama di ajang Euro atau Piala Eropa. Sebelumnya, Inggris sempat hampir meraih gelar perdana di edisi Euro 2020. Sayang, dalam laga final lawan Italia, Inggris kalah dalam babak adu penalti.
Melansir Antara, Meskipun tanpa dipenuhi pemain-pemain bintang seperti skuad Inggris, perjalanan pasukan de la Fuente, amat meyakinkan. Mereka memenangkan semua dari enam laga sebelum final, yang lima di antaranya tanpa melalui perpanjangan waktu. Tak ada laga yang diakhiri dengan adu penalti.
Sebaliknya, Inggris hanya dua kali memenangkan laga dalam waktu normal 90 menit, bahkan dipaksa adu penalti oleh Swiss dalam perempat final. Padahal, lawan-lawan Inggris lebih ringan ketimbang tim-tim yang dihadapi Spanyol.
Inggris sudah menciptakan 7 gol dan kemasukan 4 gol, dari total 66 peluang yang 19 di antaranya tepat sasaran. Sebaliknya, La Roja menyarangkan 13 gol dan kebobolan 3 gol, setelah menciptakan 108 peluang yang 37 di antaranya tepat sasaran.
Sukses Spanyol dibangun atas dasar filosofi sepak bola menekan yang membuat lawan kehilangan konsentrasi menyerang dan kemudian kehilangan bola. Tetapi Spanyol akan kesulitan menekan Inggris. Three Lions sangat fisikal yang memburu bola ke mana saja dan memiliki tekel-tekel sedikit lebih efektif ketimbang Spanyol.
Inggris juga mempunyai senjata yang harus diwaspadai Spanyol, yakni daya tahan, yang membuat mereka acap lolos dari lubang jarum. Mereka berulang kali diselamatkan oleh gol-gol menit-menit terakhir.



