Ratusan Bonek Iring Jenazah Bejo Sugiantoro ke Peristirahatan Terakhir
Dani Agus
Rabu, 26 Februari 2025 14:04:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Sidoarjo – Bejo Sugiantoro, legenda sepak bola Persebaya yang juga merupakan pelatih utama tim sepak bola Deltras Sidoarjo meninggal dunia, Selasa (24/2/2025).
Pada hari ini, Rabu (25/2/2025), jenazahnya dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Geluran, Sidoarjo, Jawa Timur.
Ratusan Bonek, sebutan pendukung klub sepak bola Persebaya Surabaya tampak mengantar jenazah Bejo Sugiantoro menuju ke peristirahatan terakhir.
Selain bonek, beberapa eks pemain klub berjuluk Bajol Ijo juga terlihat dalam prosesi pemakaman Bejo Sugiantoro. Di antaranya, Uston Nawawi, Mat Halil, Mustaqim, serta Kurnia Sandy.
”Saya terkejut mendapat kabar bahwa Bejo meninggal. Terakhir kali kami masih sempat bermain sepak bola bersama di Gelora Bung Tomo (GBT) beberapa waktu lalu,” kata Uston Nawawi, dilansir dari Antara.
Sementara itu, salah satu pentolan Bonek Agus Tessy menyatakan, Bejo sudah dianggap sebagai ayah dari para pendukung Persebaya karena memiliki hubungan yang sangat dekat.
Ia mengaku dirinya dan para Bonek sangat kehilangan sosok ayah dalam diri Bejo.
”Abah Bejo sangat baik dan peduli kepada Bonek dan Bonita (Bonek Wanita), jadi kami benar-benar kehilangan,” kata Agus Tessy.



