Kalah dari Gukesh Dommaraju, Magnus Carlsen sampai Gebrak Meja Catur
Dani Agus
Selasa, 3 Juni 2025 13:34:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Dalam pernyataan, Carlsen mengungkap bahwa dirinya lebih menikmati Freestyle Chess atau Chess960, format di mana posisi bidak di baris belakang diacak sehingga menghilangkan dominasi persiapan komputer.
”Kalau kalah dalam sesuatu yang benar-benar saya nikmati, itu terasa lebih mudah. Tapi kalau seperti kemarin, saya cuma bertanya-tanya, ‘kenapa saya masih memainkan ini? Apa gunanya?" kata pecatur berusia 34 tahun itu.
Carlsen diketahui mundur dari gelar juara dunia catur klasik pada 2023 karena mengaku kehilangan motivasi. Ia kini lebih fokus pada turnamen Freestyle Chess dan sempat absen dari catur klasik sejak Olimpiade Catur September tahun lalu.



