Fakta Menarik Usai Kalahkan Persib, Persijap Jepara Hantu Injury Time
Dani Agus
Senin, 18 Agustus 2025 23:45:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Pertandingan penutup pekan kedua Super League 2025/2026 menyuguhkan duel seru antara Persijap Jepara vs Persib Bandung, Senin (18/8/2025) malam.
Dalam laga ini, juara bertahan Liga 1 2024/2025 itu harus pulang tangan hampa karena menelan kekalahan 1-2 dari Persijap.
Persib tertinggal 1-0 lebih dulu lewat gol Carlos Franca pada pertengahan babak kedua. Namun, Persib akhirnya juga mampu memberikan perlawanan seru dan bahkan sempat menyamakan kedudukan 1-1 lewat gol penalti Uilliam Barros pada menit ke-90+2.
Namun, Persijap mesti berterima kasih kepada Sudi Abdallah yang masuk saat Persib mendapatkan hadiah penalti. Baru satu menit merumput, pemain Timnas Burundi sukses menjebol gawang Maung Bandung dan memberikan tiga poin penting bagi Persijap.
Pertandingan juara bertahan melawan tim promosi ini mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat jepara, Jawa Tengah.
Terbukti, Stadion Gelora Bumi Kartini penuh sesak dengan kehadiran 8.212 pasang mata yang ingin menyaksikan kembali Persijap Jepara bermain di rumah sendiri di kasta tertinggi antarklub sepak bola Indonesia.
Doa tulus mereka terbayar tuntas dengan permainan taktis dan efektif.
Melansir laman ILeague, Persijap menerapkan aggressive high pressing yang membuat Persib tak mampu berbuat banyak untuk mengembangkan permainan. Aliran bola dari kaki ke kaki yang biasa jadi ciri khas Pangeran Biru tak banyak terlihat sepanjang pertandingan.
Hantu Injury Time...
- 1
- 2



