Masuk Timnas U22, Jens Raven Siap Pertahankan Medali Emas SEA Games
Dani Agus
Rabu, 8 Oktober 2025 11:52:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Jens Raven menjadi bagian dalam timnas Indonesia U22 yang akan tampil dalam SEA Games 2025 di Thailand pada 9-20 Desember.
Pemain muda dari Bali United FC ini menegaskan target utamanya hanya satu mempertahankan medali emas untuk Indonesia. Meski tekanan memang ada, tetapi menjadi motivasi besar bagi pemain.
”Ya, tentu saja. Kami adalah pemenang edisi sebelumnya dan saya pikir itu mental yang saya bawa dan rekan-rekan yang lain. Semua tahu ini SEA Games. Hal terpenting untuk mempertahankan medali emas dan tak membiarkannya diambil negara lain,” ujar pemain kelahiran Belanda ini.
Untuk itu selama menjalani latihan bersama ia mengaku berlangsung dengan baik. Menurutnya, sesi adaptasi tidak terlalu berat karena sebagian besar pemain maupun staf pelatih sudah saling mengenal.
Apalagi hubungan dekatnya dengan Indra Sjafri menjadi nilai tambah. Sebab sebelumnya Jens Raven sudah bekerja sama dengan sang pelatih saat meraih gelar juara ASEAN U19 Boys Championship 2024 di Surabaya serta tampil di Piala Asia U20 2025.
”Jadi, kami tidak butuh waktu yang lama untuk beradaptasi karena kita sudah mengenal satu sama lain,” katanya, dilansir dari laman ILeague.
Kini dia menegaskan bahwa bergabungnya bersama Timnas U22 Indonesia untuk SEA Games 2025 kali ini akan menjadi pengalaman berharga sekaligus pembuktian. Dia menilai turnamen dua tahunan itu memiliki nilai kompetitif tinggi bagi pesepak bola di Asia Tenggara.
”Targetnya Medali emas, tidak ada keraguan untuk itu,” pungkasnya.



