Kendal Tornado FC Pindah Home Base ke Stadion Sriwedari Solo
Dani Agus
Jumat, 2 Januari 2026 20:46:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Kendal Tornado FC akan menggunakan home base baru mulai awal tahun ini hingga akhir musim kompetisi Championship 2025/2026.
Sebelumnya Kendal Tornado memakai Stadion Jatidiri, Semarang untuk laga kandangnya. Kini, tim berjuluk Laskar Badai Pantura itu akan pindah ke Kota Solo dan memakai Stadion Sriwedari, Solo sebagai home base baru.
Pada bulan Januari 2026 ini, ada jadwal tiga laga kandang Kendal Tornado di Stadion Sriwedari. Yakni, melawan PSS Sleman pada Senin (5/1/2026), melawan Persipal Palu pada Senin (19/1/2026) dan dan Persiku Kudus pada Minggu (25/1/2026) mendatang.
Pada papan klasemen sementara, tim berjuluk Laskar Badai Pantura kini ada di peringkat ke-4 di Grup 2 atau Grup Timur dengan koleksi 23 poin. Kendal Tornado juga sukses mencatat lima kemenangan dari enam pertandingan terakhirnya.
Keputusan pindah home base itu mendapat sambutan antusias gelandang Kendal Tornado FC, Aprianto. Pemain Sumbawa Barat itu sendiri memang punya cerita indah dengan stadion yang juga venue PON pertama tersebut.
Aprianto turut membawa Kendal Tornado promosi dari Liga Nusantara ke kasta kedua musim lalu. Di mana saat itu juga memilih Stadion Sriwedari sebagai home base.
”Tentu senang ya bermain di Stadion Sriwedari lagi. Semoga pengalaman dan cerita manis musim lalu bisa terbawa untuk musim sekarang,” kata Aprianto, dilansir dari ILeague.
Selain cerita manis, pemain berusia 27 tahun itu menilai Stadion Sriwedari memiliki kualitas rumput yang sangat baik. Meskipun stadion kecil, namun rumput lapangan yang berstandar internasional membuat aliran bola tak mengalami kendala.



