Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, KudusPSIM Yogyakarta akan menjalani laga kandang di pekan ke-25 Super League 2025/2026 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (11/3/2026) pukul 20.30 WIB.

Adapun lawannya adalah Persijap Jepara yang sama-sama tim promosi musim ini. Namun, sejauh ini, terdapat perbedaan mencolok di antara dua tim ini hingga pekan ke-24.

Laskar Mataram saat ini nangkring di urutan kedelapan klasemen sementara dengan 37 poin. Sementara Laskar Kalinyamat ada di urutan ke-15 atau satu strip diatas zona degradasi dengan koleksi 20 poin

Meski punya peringkat yang lebih baik dari sang tamu, namun PSIM mewaspadai benar motivasi tinggi Persijap yang berjuang menjauh dari zona merah.

Dengan kondisi ini, dipastikan PSIM akan mendapatkan perlawanan sengit dari Persijap. Untuk pertandingan nanti, kedua tim sama-sama akan kehilangan pemain pemain pilarnya.

PSIM bakal tampil tanpa Fahreza Sudin yang mendapat kartu merah di laga sebelumnya. Sedang Persijap tanpa pemain asing Jose Luis Espinosa Arroyo dan Wahyudi Hamisi.

”Kami kehilangan satu pemain karena kartu merah. Sedangkan Persijap, mereka membawa sekitar 10 pemain baru yang cukup berkualitas, termasuk dari Liga India dan Spanyol. Dalam tiga pertandingan terakhir mereka mampu mendapat lima poin. Jadi ini akan menjadi pertandingan yang sulit,” kata pelatih PSIM Jean Paul Van Gastel, dilansir dari ILeague.

Diakuinya, performa Persijap perlahan meningkat sejak kedatangan pemain-pemain baru di putaran kedua. Dia menyebut inilah yang membuat PSIM harus mewaspadai kebangkitan Persijap.

Persijap Tanpa Dua Andalannya... 

Sementara itu, meski bakal bertanding dengan status sebagai tim tamu, tak menyurutkan tekad Laskar Kalinyamat untuk dapat mencatat poin untuk terus memperbaiki posisi di papan klasemen.

Perolehan poin yang ketat di papan bawah membuat Persijap ingin terus menambah poin demi poin di tiap laga yang dijalaninya.

Namun tentunya untuk dapat mewujudkan poin yang diincar adalah tidak mudah mengingat PSIM juga ingin memperbaiki posisinya di klasemen yang saat ini di peringkat ke-8 dengan nilai 37. 

Hanya saja memang sayangnya Persijap bakal tampil tanpa dua pemain andalannya yakni gelandang bertenaga kuda Wahyudi Hamisi dan bek asing Jose Luis Espinosa Arroyo atau Rubio.

Wahyudi Hamisi harus absen karena akumulasi kartu kuning, sementara Rubio mendapat kartu merah saat Persijap menghadapi Persis pada laga pekan ke-24, Kamis (4/3/2026) lalu.

Absennya dua pemain tersebut membuat lini tengah dan pertahanan Persijap mengalami perubahan. Pelatih Persijap Mario Lemos memutar otak untuk dapat menjaga keseimbangan timnya.

”Adanya pemain yang absen, dalam sepakbola itu adalah hal yang biasa akibat kartu kuning, kartu merah atau cedera. Kita datang dengan fokus penuh dan kita akan coba untuk mendapatkan poin karena itu yang kita butuhkan,” kata Mario Lemos.

Meski ada pemain pilar yang absen, dia memastikan tim tetap mempertahankan pola permainan utama, yang selama ini menjadi andalan Persijap. Ini karena para pilar lainnya juga siap tempur.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Sport Terkini