Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Persib Bandung tampaknya masih percaya dengan kinerja Bojan Hodak di posisi pelatih kepala.
Hal ini bisa dilihat dari upaya manajemen Persib yang tengah bernegosiasi dengan Bojan Hodak dalam upaya memperpanjang masa kontrak untuk beberapa tahun ke depan.
Hal tersebut diakui sang pelatih bahwasannya pemilik klub Glenn Sugita memberikan penawaran yang bagus agar ia bisa bertahan lebih lama.
Kontrak Bojan Hodak selesai pada akhir musim Super League 2025/2026. Saat ini, ia tengah fokus berusaha mempertahankan gelar juara tiga kali beruntun.
Hodak jadi pelatih paling fenomenal di klub kebanggaan Bobotoh. Bagaimana tidak? Pada dua tahun kinerjanya sudah mengasihlan dua gelar juara alias back to back.
”Kami sedang dalam pembicaraan, sedang dibicarakan. Mereka oke, Pak Glenn (Sugita) memberi saya penawaran yang bagus. Tapi ada beberapa hal lain yang juga saya miliki dalam hidup saya, jadi saya masih berbicara dengannya dan saya berharap semuanya akan baik-baik saja di akhir,” kata Hodak, dilansir dari ILeague.
Pelatih asal Kroasia ini mulanya dapat kontrak satu tahun di Persib sebagai pengganti Luis Milla. Namun pascajuara ia langsung mendapatkan kontrak perpanjangan tahun 2024 selama dua tahun. Melihat kinerjanya sejauh ini, Hodak memang pantas dipertahankan.
Sosok 54 tahun itu hanya butuh enam hingga tujuh kemenangan lagi untuk membawa Persib hattrick juara. Target tersebut bisa berkurang andai kompetitor terdekat Borneo FC Samarinda terpeleset di peringkat kedua.



