Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Arema FC bakal melakoni laga pamungkas di ajang Super League 2025/2026 dengan menjamu PSIM Yogyakarta, Jumat (22/5/2026).
Saat ini Arema FC berada di posisi ke-9 klasemen sementara Super League 2025/2026 dengan perolehan 45 poin. Meski hasil laga ini sudah tidak menentukan juara atau degradasi, namun Singo Edan tetap menyambut serius duel lawan Laskar Mataram.
Arema FC memastikan tidak akan menurunkan intensitas permainan saat menjamu PSIM di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Malang besok.
Tim Singo Edan masih memiliki peluang menembus delapan besar jika mampu meraih kemenangan di laga terakhir. Kemenangan besar 5-2 atas PSBS Biak pada pekan sebelumnya memang mendongkrak moral tim.
Namun di balik pesta lima gol tersebut, pelatih kepala Marcos Santos justru melihat sejumlah persoalan yang harus segera dibenahi, terutama di lini pertahanan.
Dalam pertandingan itu, Arema FC dua kali kebobolan melalui situasi berbeda. Gol pertama lahir dari serangan balik cepat melalui sisi kiri pertahanan. Sementara gol kedua tercipta lewat penalti setelah terjadi handball pemain belakang di kotak terlarang.
Padahal sebelum menghadapi Arema FC, PSBS tengah mengalami paceklik gol dalam lima pertandingan beruntun saat melawan Persija, Persijap, Malut United, Persebaya Surabaya, hingga Dewa United Banten FC.
Untuk itu pelatih asal Brasil itu menilai kemenangan besar tidak boleh membuat timnya terlena.
Lini Pertahanan...
- 1
- 2



