Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Kursi pelatih kepala Borneo FC Samarinda akhirnya terisi. Adalah Mauro Jeronimo yang ditunjuk manajemen Borneo FC sebagai nahkoda baru menggantikan Fabio Lefundes.
Bersama Mauro Jeronimo, Pesut Etam akan untuk mengarungi musim kompetisi yang dipenuhi tantangan besar, baik di kompetisi domestik maupun level Asia.
Kehadirannya menjadi sinyal dimulainya babak baru di tubuh Borneo FC. Tidak sekadar mengganti pelatih, tim juga tengah melakukan restrukturisasi besar-besaran skuat demi membangun fondasi baru yang lebih kompetitif.
”Borneo FC Samarinda dengan bangga memperkenalkan Mauro Jeronimo sebagai pelatih kepala untuk mengarungi musim 2026/2027,” tulis keterangan resmi akun X Borneo FC @BorneoSMR.
”Berbekal pengalaman melatih di kompetisi Asia dan ASEAN, pelatih asal Portugal ini hadir membawa visi, karakter, dan ambisi besar untuk membawa Pesut Etam terus bersaing di level tertinggi. Perjalanan baru dimulai. Tantangan baru menanti. Kita satukan langkah, bekerja lebih keras, dan memburu prestasi demi kejayaan Samarinda!! MANYALA,” imbuhnya, dilansir dari I.League.
Penunjukan pelatih asal Portugal itu berkat pengalaman melatih di lingkungan sepak bola Asia yang menjadi salah satu alasan utama manajemen tim.
Di balik kedatangan pelatih baru, Borneo FC juga melakukan perombakan besar dalam komposisi pemain. Hingga pertengahan Juni 2026, tercatat 15 pemain resmi meninggalkan klub.
Jumlah tersebut menunjukkan bahwa Borneo FC tidak sekadar melakukan penyegaran, melainkan sedang membangun ulang skuat sesuai kebutuhan dan filosofi yang akan dibawa Mauro Jeronimo.



