Hanya Semusim di PSIM, Donny Warmerdam Pamit Balik ke Belanda
Dani Agus
Jumat, 12 Juni 2026 22:26:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Meski tidak langsung turun sebagai pemain inti, torehan statistiknya patut diapresiasi. Donny menorehkan akurasi umpan brilian dengan 361 operan sukses dari total 395 percobaan.
Ia juga tangguh bertahan lewat catatan 15 kali tekel, 13 intersepsi, serta satu sapuan bola aman.
Manajemen PSIM mengapresiasi seluruh kontribusi yang telah diberikan Donny untuk Laskar Mataram dan mendoakan yang terbaik untuk kariernya bersama De Graafschap.
”Kami berterima kasih atas dedikasinya dan mendoakan yang terbaik untuk perjalanan kariernya di Belanda. Donny masih muda, masa depannya masih sangat panjang,” pungkasnya, dilansir dari laman PSIM.
Sementara itu, Donny yang sempat menimba ilmu di akademi Ajax Amsterdam ini bercerita tentang momen paling berkesan selama semusim bersama Laskar Mataram.
”Penampilan perdanaku, laga comeback melawan Bali. Saat itulah pertama kalinya aku merasakan atmosfer di stadion. Selain itu, laga tandang melawan Persib juga sangat seru,” paparnya.
Dukungan luar biasa dari para suporter membuat Donny nyaman dan menikmati waktunya bersama PSIM.
”Semusim di PSIM, aku benar-benar menikmati waktuku di sana. Seandainya saja aku bisa bermain lebih banyak, karena dukungan dari para penggemar sungguh luar biasa,” ujarnya.
Ia juga berharap semoga PSIM sukses di masa depan dan musim depan. ”Dan semoga kita bisa bertemu lagi,” cetusnya.



