Kamis, 23 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Bali United FC menata kekuatan lini belakang dengan mendatangkan Thomas Anton Rudolph Lam untuk mengarungi Super League 2026/2027.

Bek berpengalaman asal Finlandia itu datang dengan rekam jejak panjang yang terbentang di sejumlah kompetisi Eropa hingga Australia.

CEO Bali United Yabes Tanuri menyatakan, melihat evaluasi musim lalu khususnya di lini belakang, pihaknya melihat butuh tambahan untuk pemain di sektor pertahanan.

”Setelah berkomunikasi dengan tim pelatih, kami melihat Thomas Lam menjadi pilihan terbaik untuk memperkuat Bali United di musim ini. Mudah-mudahan dia bisa membantu tim ini disiplin dalam pertahanan dan produktif dalam mencetak gol sehingga peringkat klasemen lebih baik di musim ini,” ujar Yabes Tanuri, dilansir dari I.League.

Thomas Lam memiliki darah campuran dari ayah berkebangsaan Belanda dan ibu asal Finlandia. Meski tumbuh besar di Belanda, ia memilih membela Timnas Finlandia di level internasional dan berposisi utama sebagai bek tengah dengan tinggi badan 188 sentimeter.

Perjalanan sepak bola pemain kelahiran Amsterdam, Belanda, pada 18 Desember 1993 itu dimulai dari akademi AFC sebelum bergabung dengan akademi AZ Alkmaar pada 2005. Ia menembus tim senior pada 2011 dan menandatangani kontrak profesional pertamanya. 

Bersama AZ Alkmaar, Thomas Lam sempat merasakan atmosfer Eredivisie dan turut menjadi bagian dari skuad yang menjuarai KNVB Cup musim 2012/2013.

Ia juga mendapat penghargaan sebagai Pemain Muda Menjanjikan Finlandia pada 2012. Karirnya kemudian berlanjut ke PEC Zwolle pada 2014.

Memilih Membela Finlandia... 

Pada 2016, Thomas Lam menerima tantangan baru dengan bergabung ke Nottingham Forest yang ketika itu berkompetisi di Championship, kasta kedua Liga Inggris.

Selepas masa peminjaman tersebut, Thomas Lam kembali memperkuat PEC Zwolle pada 2018 sebelum melanjutkan karier ke Bulgaria bersama CSKA Sofia.

Petualangannya berlanjut ketika ia memperkuat Melbourne City di Liga Australia, kembali ke PEC Zwolle, lalu bergabung dengan Apollon Limassol di Liga Siprus pada 2024.

Di level internasional, Thomas Lam memilih membela Finlandia meski memiliki kesempatan memperkuat Belanda. Ia menjalani debunya pada Juni 2015 dan kemudian menjadi bagian dari skuad yang tampil pada UEFA Euro 2020, turnamen besar pertama dalam sejarah negara tersebut.

Sepanjang karir profesionalnya, Thomas Lam telah tampil lebih dari 400 pertandingan di berbagai kompetisi bersama klub-klub di Belanda, Inggris, Bulgaria, Australia, Siprus, hingga kompetisi antarklub Eropa.

Pengalaman tersebut menjadi modal penting saat memasuki kompetisi kasta tertinggi di Indonesia bersama Bali United.

Selain dikenal sebagai bek tengah, Thomas Lam juga mampu bermain sebagai gelandang bertahan sehingga memberikan variasi pilihan di sektor defensif.

Ia memiliki kaki dominan kanan dan tercatat telah mengoleksi 28 caps atau jumlah penampilan bersama Timnas Finlandia.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Sport Terkini