Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jepara – Persijap Jepara harus mengakui keunggulan tim tuan rumah, PSCS Cilacap. Laskar Kalinyamat terpaksa menelan pil pahit setela kalah telak dengan skor 1-3 dari tim Hiu Selatan, Sabtu (25/11/2023).

Pelatih Persijap Jepara, Alfiat mengaku bisa menguasai jalannya pertandingan selama empat puluh menit pertama. Namun setelah itu muncul serangan balik karena kesalahan pemainnya sendiri.

”Kita kecolongan. Bola counter, kita yang melakukan kesalahan sendiri. Akhirnya anak-anak drop. Jadi mainnya agak tak beraturan,” kata Alfiat usai pertandingan.

Akhirnya pada menit 45, Rafael Rodrigues atau Rafinha berhasil merobek jala Persijap. Selang enam menit dalam tambahan waktu babak pertama, Rafinha kembali bisa menjebol gawang Laskar Kalinyamat. Rafinha memang pemain yang sejak awal diwaspadai oleh Alfiat.

Memasuki babak ke dua, Persijap Jepara mulai membenahi permainannya. Hasilnya, beberapa menit di awal babak ke dua, Fikron Afriyanto berhasil memperkecil ketertinggalan.

Namun, pada menit 59, PSCS Cilacap berhasil mempertebal kemenangan lewat gol Mancini. Skor 3-1 bertahan untuk kemenangan PSCS Cilacap.

Sebenarnya, pada babak ke dua Alfiat berusaha melakukan perlawanan dengan mengubah formasi. Dari yang sebelumnya 4-3-3 menjadi 4-2-2.  Namun hasilnya masih percuma saja. 

Soal kegagalan membendung laju Rafinha, Alfiat mengakui bahwa para pemain belakangnya tak bisa mengontrol emosi. Selain itu, bek tengah Laskar Kalinyamat selalu membuka ruang ke pinggir. Yang itu dimanfaatkan oleh Rafinha. Sehingga ketika ada serangan balik, lini belakang Persijap kesulitan membendung Rafinha. 

”Kita terima (kekalahan, red) dengan lapang dada. Kita lupakan lawan Cilacap. Kita songsong lawan Tegal,” ucap Alfiat.

Editor: Supriyadi

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Sport Terkini

Terpopuler