Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jepara – Persijap Jepara menjaga kans kemenangan di babak play off Liga 2 Indonesia musim 2023/2024. Bertamu ke kandang Sulut United FC, Laskar Kalinyamat berhasil menekuk tuan rumah dengan skor telak 3-1, Jumat (12/1/2024).

Bermain di Stadion Klabat Manado, Laskar Kalinyamat bermain cukup impresif. Kerja keras pemain sejak peluit babak pertama dibunyikan membuahkan hasil. Pada menit ke 37, Fahmi Alayyubi berhasil menjebol gawang Sulut United. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak ke dua, tim tuan rumah berusaha bangkit dengan meladeni permainan impresif Persijap. Persijap yang bermain semakin menggila berhasil menggandakan keunggulan lewat gol Rizki Kinyun Hidayat.

Sementara itu, tim tuan rumah berhasil memperkecil ketertinggalan lewat gol pinalti oleh Noprihanis. Namun Persijap berhasil memperlebar jarak kemenangan ketika Qischil Gandrum Minny berhasil mencetak gol. Pemain pengganti itu menutup pertandingan dengan skor akhir 3-1 untuk kemenangan Laskar Kalinyamat.

Pelatih kepala Persijap Jepara, Alfiat sangat bersyukur atas hasil optimal itu. Apalagi bermain di kandang lawan bisa menang telak.

”Ini hasil kerja keras semua pemain. Anak-anak bermain dengan sangat bagus,” kata Alfiat usai pertandingan.

Kemenangan telak itu di luar ekspektasi. Sebab, kata Alfiat, para pemain sebenarnya dalam kondisi fisik tidak maksimal. Itu karena pemain hampir kehabisan tenaga setelah melalui perjalanan jauh dari Jepara ke Manado. Ini merupakan kali pertama Persijap melakoni laga tandang terjauh selama mengarungi Liga 2.

”Walaupun kondisi pemain drop. Kita membawa pemain hanya 17 pemain. Yang cidera satu. Itu yang saya maksimalkan. Yang penting siapapun yang bermain haru kerja keras, disiplin dan bertanggungjawab,” tandas Alfiat.

Editor: Supriyadi

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Sport Terkini

Terpopuler