Klasemen Persijap di BRI Super League, Terpaut 4 Poin dari Juri Kunci
Faqih Mansur Hidayat
Selasa, 23 September 2025 14:15:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Jepara – Posisi Persijap Jepara harus terjungkal di papan klasmen sementara usai kalah menyakitkan dari Persita Tangerang dua hari lalu. Kini Laskar Kalinyamat berada di posisi ke 10 klasmen sementara BRI Super League musim 2025/2026.
Persijap sudah melakoni enam laga. Dengan catatan dua kali menang, dua kali seri dan dua kali kalah. Kini klub kebanggaan masyarakat Kabupaten Jepara itu mengoleksi delapan poin.
Meskipun masih banyak laga yang belum terlalui, posisi ini patut menjadi perhatian serius. Sebab poin itu hanya terpaut empat poin dari Persis Solo yang berada di dasar klasmen sementara.
Pelatih Persijap Mario Lemos sudah mengakui bahwa kekalahan 1-2 dari Persita itu sebagai kekalahan yang sungguh menyakitkan. Bahkan dia bilang bahwa kekalahan itu menjadi yang terburuk sepanjang karir kepelatihannya.
Betapa tidak, Persijap yang secara jumlah pemain lebih unggul, justru kalah karena di-comeback oleh sepuluh pemain. Tak hanya itu, kesempatan tendangan penalti pun terbuang sia-sia. Sudi Abdallah gagal menjebol gawang Pendekar Cisadane dari titik putih.
Mario mengakui bahwa anak asuhnya kehilangan fokus dan berakibat fatal. Dia juga menyebut anak asuhnya masih terbawa egoisme masing-masing.
”Tapi apapun itu, saya tetap mencintai seluruh pemain saya,” kata Mario.
Tak ingin larut...
- 1
- 2



