Waktu tiga pekan ke depan akan dimanfaatkan Mario Lemos untuk mempersiapkan diri menjelang laga Persijap vs Bali United. Pertandingan ini akan kembali di gelar di kandang, Stadion GBK Jepara, pada 19 Oktober 2025.
“Kita punya waktu sekitar tiga minggu untuk melawan Bali United. Dan kita akan berusaha dari persiapan ini. Dan kita akan usahakan yang terbaik untuk pertandingan berikutnya,” jelas pelatih asal Portugal itu.
Diketahui, Persijap sedang dalam pefora kurang baik akhir-akhirnya. Dua kali pertandingan di kandang menyisakan luka. Pertama, Persijap dipermalukan Persita Tangerang ketika Pendekar Cisadane itu menang 2-1 atas Laskar Kalinyamat. Padahal Persita bermain dengan sepuluh orang. Persita berhasil come back dari Persijap yang unggul lebih dulu.
Sedangkan ke dua, Persijap takluk dari Persik Kediri dengan skor 0-2. Kekalahan ini juga terjadi di hadapan ribuan suporternya sendiri. Melawan Bali United, Persijap bertekad tidak mau kalah lagi di kandang.
Murianews, Jepara – Mayoritas tim BRI Super League meliburkan para pemainnya di jeda Internasional yang berlangsung Oktober ini. Namun pelatih Persijap, Mario Lemos membuat keputusan berbeda.
Pelatih asal Portugal itu tidak memberikan libur bagi para pemainnya. Mario Lemos tetap membuka sesi latihan penuh bagi paa pemain Persijap Jepara, meski jeda internasional tengah terjadi.
Setelah pekan ke-7 BRI Super League 2025/2026 digelar, PT LIB mengubah jadwal pertandingannya dengan meliburkan kompetisi selama tiga pekan. Persijap baru akan berlaga vs Bali United di pekan ke-8 pada 19 Oktober 2025. Sehingga ada waktu sekitar tiga pekan untuk menikmati jeda internasional.
Namun demikian, pelatih Persijap Jepara, Mario Lemos tegas tak memberikan opsi libur pada momen jeda internasional itu. Pelatih asal Portugal menyatakan tidak ada libur untuk pemain Persijap. Keputusan ini terutama terkait dengan hasil buruk Persijap setelah mengalami dua kekalahan beruntun di kandang.
Persijap, setelah menang dari Persib Bandung, secara mengejutkan dua kali menelan kekalahan di kandag. Masing-masing melawan Persita Tangerang, dan terakhir melawan Persik Kediri. Inilah yang membuat Lemos memutuskan tidak ada libur bagi pemain Persijap.
“Setelah kita kalah dua kali (beruntun) ini saya pikir tidak ada libur, ya. Kita harus tetap bekerja keras,” kata Mario Lemos usai pertandingan melawan Persik Kediri di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK) Jepara dua hari lalu.
‘Hukuman’ itu sengaja diberikan Mario Lemos kepada pemainnya, karena kalah dua kali beruntun di kandang sendiri. Kekalahan itu sangat memukul dirinya, tim secara keseluruhan dan tentu saja para pendukung Persijap Jepara.
Persijap Vs Bali United...
Waktu tiga pekan ke depan akan dimanfaatkan Mario Lemos untuk mempersiapkan diri menjelang laga Persijap vs Bali United. Pertandingan ini akan kembali di gelar di kandang, Stadion GBK Jepara, pada 19 Oktober 2025.
“Kita punya waktu sekitar tiga minggu untuk melawan Bali United. Dan kita akan berusaha dari persiapan ini. Dan kita akan usahakan yang terbaik untuk pertandingan berikutnya,” jelas pelatih asal Portugal itu.
Diketahui, Persijap sedang dalam pefora kurang baik akhir-akhirnya. Dua kali pertandingan di kandang menyisakan luka. Pertama, Persijap dipermalukan Persita Tangerang ketika Pendekar Cisadane itu menang 2-1 atas Laskar Kalinyamat. Padahal Persita bermain dengan sepuluh orang. Persita berhasil come back dari Persijap yang unggul lebih dulu.
Sedangkan ke dua, Persijap takluk dari Persik Kediri dengan skor 0-2. Kekalahan ini juga terjadi di hadapan ribuan suporternya sendiri. Melawan Bali United, Persijap bertekad tidak mau kalah lagi di kandang.