Persijap Terjungkal di Kandang Persebaya, Skornya 0-4
Faqih Mansur Hidayat
Minggu, 28 Desember 2025 18:26:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Jepara – Persijap Jepara harus mengakui ketangguhan Persebaya saat melakoni laga tandang di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (28/12/2025). Hasil akhir duel Laskar Kalinyamat vs Bajol Ijo ini berakhir dengan skor akhir 0-4.
Ini merupakan pil pahit kekalahan ke sepuluh yang harus ditelan Persijap. Betapa tidak, bermain dengan keyakinan penuh akan bawa pulang poin, Persijap justru terjungkal di Surabaya.
Kekalahan ini bukan karena buruknya permainan Persijap. Sepanjang pertandingan, Persijap lebih menguasai pertandingan dengan permainan spartan.
Itu terlihat misalnya, selama 20 menit pertama di babak pertama, bisa dibilang pertandingan milik Persijap. Setidaknya ada empat peluang tercipta.
Petaka tiba saat Rizki Kinyun Hidayat, dianggap wasit melakukan pelanggaran di dalam kotak penalti. Bruno Moreira yang ditunjuk sebagai algojo berhasil memperdaya Sendri Johansyah.
Satu gol itu membuat Persebaya perlahan-lahan bisa keluar dari tekanan. Sementara Persijap yang berupaya menyamakan kedudukan, justru kembali terpukul.
Itu terjadi saat mantan beknya di Liga 2 musim lalu, Leo Lelis sukses menjebol gawang kawan lamanya lewat sundulan dari peluang tendangan sudut. Skor 2-0 untuk Persebaya bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak ke dua, Persijap tak mengendurkan serangan. Serangan demi serangan yang dimotori oleh Alexis Gomes dan Carlos Franca, berkali-kali menciptakan peluang.
Peluang Hilang...
- 1
- 2



