Kamis, 23 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, JeparaPersijap Jepara dipastikan akan bertahan di BRI Super League (Liga 1) musim depan. Tim ini pernah mengalami fase jatuh sejatuh-jatuhnya hingga akhirnya bangkit.

Sebelum Liga 1 musim 2025/2026 bergulir, Presiden Persijap Jepara, Iqbal Hidayat sempat menyatakan target. Sebagai tim promosi dan sebelas tahun absen dari kasta tertinggi sepakbola Indonesia, Persijap menargetkan relevan di Super League.

Di laga ke dua Super League, Persijap tampil sangat meyakinkan. Yakni dengan menekuk juara bertahan, Persib Bandung dengan skor 2-1 di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK) Jepara. 

Namun setelah itu, Laskar Kalinyamat seperti kehilangan gairah dan arah. Tim kebanggaan warga Jepara ini pernah mengalami kekalahan beruntun selama delapan kali pertandingan. Persijap pun berpekan-pekan menghuni zina degradasi. Situasi yang seolah-olah sulit dibangkitkan.

Menjelang putaran pertama berakhir, pelatih Persijap, Mario Lemos sempat menyatakan bahwa salah satu masalah utamanya adalah sebagian besar pemain belum layak tampil di Super League.

Bahkan, manajemen sempat mencopot Mario dari kursi pelatih kepala menjadi direktur teknik. Posisinya digantikan oleh Divaldo Alves yang sebelumnya menukangi PSBS Biak. Pergantian itu rupanya tak banyak berpengaruh pada peforma tim.

Hingga akhirnya pada 18 Februari lalu, Mario dikembalikan lagi posisinya ke pinggir lapangan sebagai pelatih kepala. Pergantian itu berbuah manis. Tiga hari setelah pergantian posisi itu, Mario berhasil membawa Persijap menang atas Persebaya Surabaya. Angin segar berhembus pelan.

Laga Penutup...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Sport Terkini