Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Atlet binaan Persatuan Tenis Meja atau PTM Sukun diundang mengikuti pelatihan di Bangkok, Thailand mulai 3 September hingga 7 September 2024. Pemain tersebut adalah Dafi Nanda Fahreza Putra yang saat ini berusia 13 tahun.

Manager PTM Sukun, Fredi Pramono mengatakan kegiatan tersebut merupakan undangan langsung dari International Table Tennis Federation (ITTF) atau Federasi Tenis Meja Internasional. Dafi menjadi pemain Indonesia satu-satunya yang diundang mengikuti ini di jenjangnya.

”Ini program rising star dari ITTF yang merupakan lanjutan dari ITTF World Hope’s di Perancis tahun 2023,” katanya kepada Murianews.com, Selasa (3/9/2024).

Ia menyebut, program tersebut berbentuk pelatihan atau training camp. Peserta yang diundang merupakan atlet-atlet pilihan ITTF.

Ia mengatakan, Sebanyak 22 atlet termasuk Dafi akan mengikuti kegiatan tersebut. Dafi akan berlatih bersama atlet dari berbagai negara seperti Amerika Serikat, Jepang, Qatar dan sebagainya.

”Pada program itu, pemain dan pelatih akan mendapatkan pelatihan fisik, teknik, metode latihan, penanganan atlet dan sistem bermain,” ungkapnya.

Selain itu, pada akhir pelatihan akan ada pertandingan antar pemain. Dengan demikian pemain bisa saling bertukar pengalaman dan menambah jam terbang.

Ia berharap, bagi dirinya sendiri program ini bisa menambah dan mengupgrade ilmu tentang tenis meja. Hal tersebut sangat berguna bagi PTM Sukun kedepannya.

Terkhusus untuk Dafi, selain mendapat ilmu program tersebut diupayakan dimanfaatkannya untuk memperbaiki peringkatnya saat ini. Selain itu, hal tersebut berguna untuk Dafi pada masa depan dengan jangka waktu yang panjang.

”Semoga Dafi bisa menjadi atlet tenis meja elit dunia. Program ITTF ini juga memiliki misi untuk mencetak atlet Olimpiade pada masa yang akan datang,” ujarnya.

Editor: Cholis Anwar

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Sport Terkini

Terpopuler