Sukun Tour de Muria 2024
Bule Yunani: Sukun Tour de Muria Penuh Tantangan
Muhamad Fatkhul Huda
Sabtu, 2 November 2024 16:53:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Seorang warga negara Yunani, Nikos Tsimis turut ambil bagian Sukun Tour de Muria 2024. Ia pun mengakui, ajang bergengsi ini penuh tantangan dan bukan ajang coba-coba bagi pecinta olahraga sepeda.
Nikos mengatakan, rute Sukun Tour de Muria ini sangat menantang. Untuk menaklukkan lintasannya, ia pun butuh effort lebih dan tidak hanya sekedar mengayuh sepeda.
Ia menyatakan perlu latihan keras untuk melewati perjalanan ini hingga finish.
”Sukun Tour de Muria ini yang dibutuhkan tidak hanya sekedar hobi. Ini kali ketiga saya mengikuti Sukun Tour de Muria. Rute ini lebih pendek dari yang sebelumnya tapi effort-nya sama,” jelasnya kepada Murianews.com, Sabtu (2/11/2024).
Ia mengakui tantangan dan keseruan dari rute yang diatur oleh Sukun Tour de Muria. Menurutnya ini sangat berbeda dengan acara-acara sepeda lainnya.
Sensasi perjalanan kali ini sangat luar biasa. Terlebih saat perjalanan akhir menuju garis finis, ia berusaha mengayun sepedanya sekuat mungkin.
”Mungkin kalau yang lain itu event wisata dan sebagainya. Namun, untuk Sukun Tour de Muria sangat menantang dan perlu usaha keras,” sebutnya.
Nikos mengungkapkan, selain lintasan, ia juga suka dengan kuliner yang disuguhkan. Khususnua soto Kudus. Ia mengakui soto Kudus mempunyai citarasa unik dan tak dimiliki soto-soto yang lain.
”Tidak berani mengambil nasi pindang karena umur saya sudah tidak muda,” candanya.
Ia pun berharap, Sukun Tour de Muria ke depannya lebih baik lagi. Sehingga pesertanya lebih banyak lagi dan antusiasnya meningkat.
Ia merasa sangat berbahagia karena bisa mengikuti ajang ini. Ia akan ikut lagi jika tahun depan jika acara ini digelar lagi tahun depan.
Editor: Supriyadi



