Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Klub tenis meja PTM Sukun terus menunjukkan komitmennya dalam membina atlet secara profesional dan berkelanjutan. Dengan sistem pelatihan yang terprogram, intensif, dan terarah, PTM Sukun menjadi salah satu pusat pembinaan tenis meja terbaik di Indonesia.

Pelatih PTM Sukun, Frengky Setyo Prabowo, menyebut keunggulan utama yang ditawarkan klub ini adalah sistem dan kurikulum pelatihan yang jelas dan tidak bisa diintervensi oleh pihak luar. Semua dijalankan secara konsisten.

”Kami punya kurikulum sendiri, sistem yang sudah terbukti. Tidak bisa sembarang orang masuk dan mengubah pola. Bahkan kalau orang tua atlet ingin ikut campur, kami persilakan didik sendiri,” ujarnya dengan tegas.

Frengky menambahkan, pembinaan di PTM Sukun dilakukan secara bertahap dan menyeluruh. Mulai dari program jangka pendek, menengah, hingga jangka panjang.

”Kami tidak hanya bicara soal teknik, tetapi juga soal fondasi fisik. Banyak yang salah kaprah, mengira teknik jadi segalanya. Padahal fisik itu utama,” jelasnya.

Sebagai bagian dari pendekatan sport science, latihan di PTM Sukun difokuskan 70 persen pada pembentukan fisik, meliputi napas panjang, massa otot, dan kelincahan. Lalu, 30 persen porsi untuk memperdalam teknik.

Program Terukur...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Sport Terkini

Terpopuler