Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus –  Stadion Super Soccer Arena atau SSA Kudus, Jawa Tengah hingga kini masih menunggu kepastian ditunjuknya mereka sebagai tuan rumah untuk ajang Piala AFF U-16 Putri 2025.

Meski belum ada pengumuman final, stadion kebanggaan warga Kudus ini disebut menjadi salah satu kandidat kuat tuan rumah turnamen internasional tersebut.

Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation Yoppy Rosimin mengatakan, pihak federasi AFF sendiri telah melakukan inspeksi langsung beberapa waktu lalu. Dari hasil peninjauan, fasilitas yang dimiliki SSA Kudus

”AFF belum ada keputusan, kita sudah ditinjau, kita menunggu keputusan (federasi),” ujarnya baru-baru ini.

Namun demikian, Yoppy tidak menampik bahwa masih ada beberapa hal yang menjadi catatan penting, salah satunya terkait sistem pencahayaan stadion yang dinilai belum memenuhi standar.

SSA Kudus saat ini memang belum dilengkapi dengan lampu lapangan. Terkait hal itu, pihaknya belum bisa menambahkan karena membutuhkan waktu lama. ”Hasilnya baik, hanya lampu saja (yang jadi catatan),”

Meski demikian, pihaknya menegaskan kesiapan peuh apabila SSA Kudus ditunjuk sebagai tuan rumah turnamen yang dijadwalkan berlangsung Agustus 2025 itu. Bahkan jika tidak terpilih, pihaknya tetap mendukung penuh penyelenggaraan turnamen AFF U-16 Putri.

”Siap, kita tidak pernah tidak siap. Tapi kalau pasang lampu belum, karena pasang waktu itu butuh waktu 7 sampai 8 bulan, nggak keburu karena pengumumannya mestinya dalam waktu dekat,” pungkasnya.

Fasilitas pendukung... 

Menilik kondisi stadion, SSA Kudus ini memiliki satu tribun penonton di sisi barat lapangan dengan kapasitas 1.100 penonton. Meski tergolong sedikit, namun view dan fasilitas stadion milik PT Djarum ini tidak kaleng-kaleng.

Dimulai dari lapangan, stadion termegah di Kabupaten Kudus ini mempunyai rumput sintetis yang sudah standar FIFA. Tiap harinya, Djarum memberikan perawatan khusus agar kondisinya tetap terjaga.

Lapangan sepak bola SSA Kudus juga dilengkapi dengan lintasan atletik yang juga tidak kaleng-kaleng. Gongnya adalah Videotron yang super besar! Bahkan ukuran Videotron ini telah memecahkan rekor muri.

Bergeser ke ruang Ganti pemain, fasilitas tak kalah mentereng dari stadion-stadion internasional juga dihadirkan pengelola SSA. Kamar mandi super nyaman juga akan memanjakan para pemain yang lelah usai bertanding.

Selain fasilitas utama yang memanjakan pemain, fasilitas pendukung seperti lounge dan kafe juga bisa dibilang mewah dan elegan. Berkonsep layaknya stadion Bali United, Kapten I Wayan Dipta, SSA Cafe juga memiliki kaca transparan di sisi barat yang langsung terlihat lapangan.

Area parkir dan akses masuknya juga ditata dengan rapi oleh Djarum. Sehingga ketika mulai dan selesai pertandingan, antrean kendaraan keluar stadion bisa diminimalisir.

Dari segi inklusifitas, SSA Kudus juga bisa diacungi jempol. Fasilitas untuk teman-teman penyandang disabilitas disiapkan dengan sangat niat, bukan hanya sekedar formalitas.

Editor: Anggara Jiwandhana

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Sport Terkini