Rabu, 22 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Murianews, Kudus - PTM Sukun menargetkan hasil maksimal pada kejuaraan PTMSI Bersatu Cup 2026 yang akan digelar di GOR Jakarta Pusat. Kejuaraan tenis meja ini akan berlangsung mulai 15 hingga 19 Januari 2026, dengan nomor beregu putra dan putri pada 15-17 Januari, serta dilanjutkan tunggal Intermaster pada 19 Januari 2026.

PTM Sukun menurunkan sejumlah atlet andalan di sektor putra dan putri. Untuk sektor putri, PTM Sukun diperkuat oleh Putri Dwi Oktaviany Sugiarto, Citra Rasmi, Siti Aminah, dan Putri Deni Wulandari.

Sementara di sektor putra, tim diisi oleh I Nyoman Bayu Santika Putra, Hafidh Nuur Annafi, Rio Dwi Marsa Maulidy, Affan Mauludana Pratama, serta M Zeldan Jabal Tharikh.

Pelatih PTM Sukun, Frengky Setyo Prabowo mengatakan, pihaknya menargetkan juara pertama dalam kejuaraan tersebut. Menurutnya, para pemain telah menjalani program latihan rutin setiap hari sebagai bekal menghadapi persaingan ketat antar klub dari seluruh Indonesia.

”Target kami jelas juara satu. Harapannya para pemain bisa bermain maksimal dan memanfaatkan hasil latihan yang selama ini dilakukan setiap hari. Selain teknik dan fisik, mentalitas pemain juga menjadi kunci penting di kejuaraan seperti ini,” ujarnya, Rabu (14/1/2026).

Ia menambahkan, Kejuaraan PTMSI Bersatu Cup 2026 juga menjadi ajang penting untuk menambah jam terbang para atlet sekaligus membuktikan prestasi PTM Sukun di level nasional. Sistem pertandingan yang digunakan adalah sistem pool pada babak awal, kemudian dilanjutkan dengan sistem gugur.

Dalam kejuaraan tenis meja ini, sektor putra akan diikuti oleh 24 klub dari seluruh Indonesia, sementara sektor putri diikuti oleh 11 klub. Frengky menjelaskan, tim beregu putra dan putri yang berhasil menembus empat besar nantinya berhak melanjutkan ke nomor Tunggal Intermaster.

”Kami berharap para atlet bisa tampil konsisten sejak fase pool hingga gugur. Kejuaraan ini bukan hanya soal hasil, tetapi juga pembuktian, PTM Sukun salah satu klub pembinaan terbaik di Indonesia,” pungkasnya.

Editor: Budi Santoso

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Sport Terkini

Terpopuler