Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus - Mantan pemain Tim Nasional Tenis Meja Indonesia yang sekarang menjadi Pelatih SCM Lampung, Gilang Maulana sangat terkesan dengan gelaran Sukun Youth Series III season 2025-2026 yang berlangsung pada Jumat-Minggu (13-15/2/2026) di Sukun Sport Center.

Menurutnya, kehadiran pemain asing dari Malaysia menjadi pembeda dengan Sukun Youth Series seri-seri sebelumnya. Tentu saja, hal tersebut dapat menjadi ladang pembelajaran setiap tim dan pemain untuk terus berkembang.

”Atmosfer hampir sama ya, lawan-lawannya sama, hanya saja ketambahan dari Malaysia. Nah ini menjadi pengalaman baru bagi atlet, bisa menjadi bahan evaluasi,” terangnya, Sabtu (14/2/2025).

Lebih lanjut, pada Sukun Youth Series seri ketiga ini, SCM Lampung menargetkan bisa bersaing dalam tiga posisi teratas, terutama dalam kategori U19 putra. Gilang menyebutkan, terdapat kans untuk bersaing pada kategori itu.

Meskipun pada kategori itu terdapat PTM Sukun dan PTM Banom HIPMI Jateng yang diperkuat pemain kelas dunia, Gilang tetap optimis mampu mendapatkan hasil yang terbaik di Sukun Youth Series III.

”Dari SCM itu kami harapkan yang putra bisa masuk di posisi 3 teratas. Persaingan dari PTM Sukun dan yang dari Malaysia,” ungkapnya.

Kendati demikian, Gilang tidak terlalu ambisius dalam perolehan gelar Sukun Youth Series III. Ia lebih menginginkan para atlet berorientasi pada pengembangan kapasitas diri.

”Sebenarnya, secara pribadi saya tidak terlalu terpacu pada target juara, saya menekankan kepada anak-anak yang bertanding untuk belajar, belajar, dan belajar. Masalah juara itu bonus, kalau kalah kita lahitan lagi dan lagi,” tegasnya.

Terkesan...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Sport Terkini

Terpopuler