Persiku hampir saja tertinggal dari tuan rumah, melalui kaki Wildan pada menit 23. Beruntung sepakannya masih melenceng dari gawang Riki Pambudi sehingga tak terjadi ancaman serius.
Barito Putera lebih dominan dalam menyerang, umpan-umpan silang menjadi skema andalannya. Peluang demi pelua tercipta dari skema ini tapi beruntung masih mentah.
Sementara Persiku terlihat sangat kesulitan untuk memasuki seperempat wilayah musuh. Igor cs belum menemukan permainan terbaiknya pada laga ini.
Bahkan, selama 45 menit pertama tak ada shoot yang mengancam gawang M Ridho dari anak-anak Macan Muria. Babak pertama ditutup kedua tim dengan skor sama kuat 0-0.
Murianews, Kudus – Persiku Kudus menjalani laga berat melawan Barito Putera pada Minggu (29/3/2026) di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Babak pertama laga lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026 berakhir dengan skor 0-0.
Pada kesempatan ini, Persiku menurunkan Riki Pambudi di bawah mistar gawang. Kompatriot Aldo, Jaimerson, dan Ifan Nanda masih dipercaya menjaga lini pertahanan Macan Muria.
Lini tengah diisi oleh David Maulana, Ahmad Baasith diperkuat sayap kanan Khafid dan Bhima Wibnu di kiri.
Pada garis penyerangan Pelatih Persiku, Bambang Pujo Sumantri menurunkan Imam Bagus, Caique Souza dan sang predator, Igor Costa Henrique.
Sementara itu PS Barito Putera menurunkan sebelas pemain utama M Ridho (GK), Renan, Fabiano, Bagas, Daffa, Pramoedya, Pradana, Wildan, Rizky Pora, Alexandro, dan Aimar.
Pertandingan berjalan cukup terbuka, kedua tim saling berbalas serangan di sepuluh menit awal babak pertama, tapi bola belum ada yang masuk ke jala untuk mengubah skor.
Nyaris tertinggal...
Persiku hampir saja tertinggal dari tuan rumah, melalui kaki Wildan pada menit 23. Beruntung sepakannya masih melenceng dari gawang Riki Pambudi sehingga tak terjadi ancaman serius.
Barito Putera lebih dominan dalam menyerang, umpan-umpan silang menjadi skema andalannya. Peluang demi pelua tercipta dari skema ini tapi beruntung masih mentah.
Sementara Persiku terlihat sangat kesulitan untuk memasuki seperempat wilayah musuh. Igor cs belum menemukan permainan terbaiknya pada laga ini.
Bahkan, selama 45 menit pertama tak ada shoot yang mengancam gawang M Ridho dari anak-anak Macan Muria. Babak pertama ditutup kedua tim dengan skor sama kuat 0-0.
Babak kedua...
Memasuki babak kedua, tim tuan rumah berupaya memberikan tekanan. Ancaman demi ancaman dilakukan hingga menit ke-72, Rizky Pora berhasil membobol gawang Persiku, skor menjadi 1-0.
Tak tinggal diam, Persiku berupaya menyamakan kedudukan melalui beberapa kesempatan. Hingga tiba waktunya di menit akhir sebelum laga berakhir, papan skor berubah 1-1 ketika Renan, bek Barito Putera malah memasukkan bola ke gawangnya sendiri.
Tepat sebelum peluit panjang dibunyikan, Bagas Kaffa diganjar kartu merah membuat Barito Putera hanya bermain 10 orang.
Tak ada gol lagi tercipta hingga peluit akhir pertandingan, skor 1-1 menjadi jawaban atas drama 90 menit antara Barito Putera vs Persiku.
Editor: Anggara Jiwandhana